SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka menekan dan mengurangi sampah plastik di wilayah Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pengembangan rumah produksi pembuatan furniture berbahan dasar dari daur ulang limbah plastik menjadi pot, meja, kursi, dan lainnya dengan kualitas ekspor.
Salah satunya "Batu Indah Art" di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Produk furniture dari daur ulang limbah plastik milik Muhammad Soleh ini telah beberapa kali dikirim ke luar negeri, seperti Australia dan beberapa negara di Eropa.
Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM
"Ini sangat kreatif, selain memiliki nilai ekonomi, juga turut menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik, desainnya pun bagus, selain itu ringan dan kuat," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (08/09/2024).
Sementara itu, Soleh menceritakan mengawali usaha furniture sejak 2004 saat masih merantau di Pulau Bali. Dirinya mengaku mulai memindahkan rumah produksinya di Banyuwangi, sedangkan outlet penjualan yang utama tetap di Bali.
Baca juga: Omzet Pengepul Rajungan di Probolinggo Melonjak 100 Persen Jelang Imlek
"Sebelumnya saya bekerja di industri furnitur teraso sambil belajar. Setelah punya ilmunya, saya coba membuka usaha kecil-kecilan di Bali. Saya juga tetap bekerja di tempat lain sambil mengumpulkan modal," katanya.
Semula hanya memproduksi pot dan bathtub dari teraso dan selanjutnya mulai memanfaatkan limbah botol plastik pengganti bahan teraso. Selain memasok wilayah Bali, produk dari limbah plastik itu juga diminati pasar luar negeri, yakni Australia dan beberapa negara di Eropa. Dari usahanya tersebut, Soleh mengaku bisa mendapat omset hingga puluhan juta per bulan.
Baca juga: Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven
"Kalau produk dari daur ulang limbah plastik memang masih sekitar satu tahunan, tapi mendapat respons yang baik dari konsumen. Alhamdulillah sampai saat ini produk kami masih diminati pasar, penjualan juga terus meningkat," katanya. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu