SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek otomotif asal Korea Selatan, Hyundai terpaksa menarik kembali (recall) SUV andalannya sebanyak 2.065 unit Santa Fe di Australia imbas adanya kerusakan pada rangkaian kabel airbag.
Kabar penarikan ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Hyundai, terutama karena Santa Fe direncanakan untuk masuk ke pasar lain, termasuk Indonesia. Di tanah air, Santa Fe Hybrid sudah terdaftar dalam Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dengan harga mulai dari Rp 432 juta hingga Rp 445 juta. Namun, perlu diingat bahwa harga NJKB belum mencakup pajak dan biaya tambahan lainnya, sehingga harga final di pasaran mungkin akan berbeda.
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
Meski demikian, Hyundai menyatakan jika pihaknya hingga kini belum menerima laporan terkait kecelakaan atau insiden yang disebabkan masalah tersebut. Namun, diketahui awal masalah ini muncul akibat cacat produksi di mana kabel di bawah kursi penumpang belakang tidak terpasang dengan benar, sehingga berisiko rusak akibat penyesuaian posisi kursi, yang dapat mengakibatkan airbag samping tidak berfungsi dengan baik.
"Kerusakan ini bisa terjadi akibat penyesuaian kursi yang berulang, menyebabkan kantung udara samping di kursi belakang tidak terpasang dengan benar atau bahkan gagal berfungsi," kata perwakilan Departemen Infrastruktur Australia, Jumat (13/09/2024).
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
Lebih lanjut, sebagai langkah antisipasi, Hyundai mengimbau pemilik Santa Fe yang terdampak untuk segera menghubungi dealer resmi guna melakukan pengecekan dan perbaikan jika diperlukan.
Hyundai memastikan bahwa proses recall ini dilakukan tanpa biaya bagi konsumen. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut akan memberitahu pelanggan melalui email, pesan teks, serta surat fisik yang dikirimkan melalui pos.
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Dengan penarikan kembali yang terjadi di Australia, Hyundai harus memastikan bahwa Santa Fe tetap menarik di mata konsumen global, terutama di pasar-pasar baru seperti Indonesia.
Sementara itu, diketahui untuk mobil ini, tersedia dalam dua varian mesin, yaitu bensin murni dan Plug-In Hybrid (PHEV). Varian bensin menggunakan mesin 1,6 liter turbo yang menghasilkan tenaga 209 dk dan torsi 367 Nm, dengan pilihan penggerak dua atau empat roda. Sementara varian PHEV menawarkan tenaga hingga 246 dk dan hanya tersedia dalam konfigurasi penggerak empat roda. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu