Entas Kemiskinan, Pemkab Situbondo Salurkan Paket Bansos Rp 2,5 Miliar

surabayapagi.com
Ilustrasi. Kantor Dinas Sosial Kabupaten Situbondo. SP/ BDW

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Penyaluran bansos berupa paket sembako bagi masyarakat di Situbondo kembali digelar pada tahun 2024 ini, melalui Dinas Sosial Situbondo bakal segera menyalurkan bantuan sosial (bansos).

Pada tahap ini, sebanyak 13.873 paket akan diberikan pada masyarakat kurang mampu secara ekonomi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Situbondo, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Baca juga: Ribuan Warga Girang, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD Jelang Puasa

"Tahun ini kami dapat alokasi anggaran dari DBHCHT sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran itu kami gunakan untuk bansos berupa paket sembako," kata Kepala Dinas Sosial Situbondo, Timbul Surjanto, Minggu (13/10/2024).

Sementara itu untuk data sasaran penerima akan diprioritaskan para buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, serta buruh pabrik rokok yang terkena PHK, untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Situbondo. Karena tahun ini ditargetkan zero kemiskinan ekstrem.

"Sesuai dengan instruksi presiden tahun ini angka kemiskinan ekstrem harus nol persen. Bansos sembako ini juga dapat menekan laju inflasi daerah tetap rendah," beber Timbul Surjanto.

Baca juga: Ratusan KK Terdampak Longsor, Pemkab Bondowoso Gercep Distribusikan Air Bersih

Selain membantu para buruh, Bansos ini juga diharapkan dapat menekan laju inflasi di Kabupaten Situbondo. Setiap paket sembako akan berisi kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, dan kecap. 

"Dengan bantuan ini, semoga bisa sedikit meringankan beban hidup masyarakat miskin yang terdampak," tutup Timbul.

Baca juga: Tingkatkan Transparansi Tepat Sasaran, Pemkab Pacitan Terapkan Pelabelan Rumah KPM Mulai 1 Januari 2026

Sebagai informasi, setiap paket sembako berisi bahan kebutuhan pokok sehari-hari. Diantaranya beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, kecap, serta lainnya.

Sedangkan dalam penyaluran bansos tersebut, Dinas Sosial masih melakukan koordinasi dan konsolidasi untuk memantapkan perencanaan dan validasi data penerima dengan dinas terkait, yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Ketenagakerjaan, serta Bappeda. bd-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru