Pj Wali Kota Kediri Tinjau Penerima Manfaat Program Rumah Tidak Layak Huni

Reporter : Duchan Prakasa
Pj Walikota Kediri Zanariah bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Hery Purnomo

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pj Wali Kota Kediri Zanariah meninjau rumah yang telah direnovasi pada program Rumah Tidak Layak Huni, Selasa (15/10). Terdapat empat rumah yang dikunjungi, satu di Kelurahan Pesantren dan tiga di Kelurahan Ketami.

"Saya datang ke sini untuk melihat hasilnya dan ingin memastikan bahwa hasilnya sesuai. Semoga ini bermanfaat. Jadi rumahnya lebih nyaman untuk ditinggali," ujarnya.

Baca juga: Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Zanariah mengungkapkan adanya bantuan ini bertujuan sebagai stimulus pada masyarakat berpendapatan rendah. Agar dapat memperbaiki kondisi rumahnya dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Manfaat lainnya juga untuk menekan jumlah kawasan kumuh dan kemiskinan ekstrem di Kota Kediri. "Saya lihat kondisi rumah sudah layak huni. Saya berpesan kepada penerima manfaat selalu rawat dengan baik agar tetap nyaman dihuni," ungkapnya.

Baca juga: Disperindag Kota Kediri Gelar OPM di 13 Titik Saat Ramadan

Pj Wali Kota Kediri menambahkan penerima bantuan ini merupakan warga Kota Kediri yang dibuktikan dengan dokumen dan KTP. Lalu sudah terdata pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Serta rumah yang terdaftar merupakan bangunan yang berdiri di tanah milik sendiri atau hak waris. "Nantinya penerima bantuan juga wajib menyertakan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan. Dalam proses penyusunan Pemkot Kediri telah menyiapkan personil pendamping RTLH yang ada di tingkat kelurahan," imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Hery Purnomo menjelaskan bantuan ini bersumber dari APBD Reguler dan Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Kediri. Selama tahun 2024 ada 161 rumah yang mendapat bantuan, dengan 129 rumah diantaranya sudah dicairkan. "Bantuan yang diterimakan pada RTLH Reguler sebesar 20 juta sementara RTLH melalui BTT sesuai dengan kebutuhan. Untuk yang melalui BTT tahun ini ada 2 yaitu di Kelurahan Pesantren dan Kelurahan Pakunden," ungkapnya.

Baca juga: Relawan Suket Teki Nusantara Bagikan 1.500 Paket Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Turut mendampingi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Camat Pesantren Widiantoro, Lurah Pesantren Ensani, Lurah Ketami Yeriastika. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru