SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasuki musim hujan, wilayah Kota Madiun khususnya di Jalan Walet, Kelurahan Nambangan Kidul diterjang hujan deras. Bahkan, salah satu atap rumah warga sampai roboh, sehingga harus mengungsi hingga hujan deras berangsur mereda.
Diketahui, atap rumah warga yang roboh tersebut milik Edi Sutrisno dan Sri Lestantun. Berdasarkan keterangan dari Sri Lestantun, kondisi bagian rumah tersebut memang sudah memprihatinkan dan rawan roboh.
Baca juga: Kisah Jukir di Balik Kasus Maidi: Rumah Tak Jelas, Kini Berpotensi Disita KPK
Sehingga karena khawatir akan keselamatan keluarganya, saat hujan deras mulai mengguyur, mereka memutuskan untuk pindah ke ruangan lain yang lebih aman.
"Kami sudah khawatir dengan kondisi kamar itu, makanya ketika hujan deras, kami pindah ke tempat lain. Tiba-tiba terdengar suara keras, dan ketika kami lihat, atapnya sudah ambruk," ujar Sri Lestantun, penghuni rumah, Senin (21/10/2024).
Baca juga: KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir
Menindaklanjuti persoalan tersebut, Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta pihak kelurahan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, keluarga Sri Lestantun mulai membersihkan puing-puing bangunan yang roboh, sementara mereka untuk sementara waktu akan tinggal di tempat yang lebih aman.
Baca juga: Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750
Sementara itu, kini, aliran listrik ke rumah keduanya tersebut dimatikan, untuk menghindari kejadian tidak terduga. dan diharapkan adanya bantuan dari pemerintah setempat. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu