Masuk Awal Kemarau, Surabaya Masih Berpotensi Hujan saat Sore-Malam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Cuaca hujan di malam hari di Kota Surabaya. SP/ SBY
Ilustrasi. Cuaca hujan di malam hari di Kota Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski memasuki musim kemarau pada pertengahan hingga akhir Mei 2026, namun Kota Surabaya masih diprakirakan hujan yang kerap mengguyur Kota Pahlawan, terutama saat sore hingga malam hari berdasarkan BMKG Juanda. Salah satu penyebab hujan lokal tersebut karena pemanasan yang kuat pada siang hari

Prakirawan BMKG Juanda Restina Wardhani menjelaskan, saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki awal musim kemarau. Akan tetapi, masih ada potensi hujan lokal di sejumlah wilayah, termasuk Surabaya.

"Tetap perlu di waspadai potensi hujan dalam skala lokal. Untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam beberapa hari kedepan diprakirakan terdapat potensi hujan pada sore hingga malam hari. Sehingga menyebabkan terbentuk awan konvektif pada wilayah tertentu," jelas Prakirawan BMKG Juanda Restina Wardhani, Kamis (28/05/2026).

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak. Dan memasuki awal musim kemarau, Restina juga meminta masyarakat waspada terhadap suhu tinggi atau cuaca terik yang bisa mengganggu aktivitas.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dipengaruhi faktor-faktor lokal," imbaunya.

Sebagai bentuk antisipasi, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari serta memperbanyak asupan air mineral agar tubuh terhindar dari dehidrasi. "Waspada terhadap dampak suhu dirasakan tinggi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat," pungkasnya. sb-06/dsy

Berita Terbaru

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi

Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi

Rabu, 17 Jun 2026 12:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk mengendalikan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, meluncurkan Warung Inflasi,…

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, harga oli terus mengalami kenaikan hampir setiap hari, dimana tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga…

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Cocok untuk Healing, Sumber Biru Wonosalam Suguhkan Panorama Aliran Air Jernih

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melepas penat di sejumlah kegiatan dan jam kerja yang padat memang perlu rehat sejenak. Salah satunya, wajib mengunjungi destinasi…

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Madiun Jadi Jalur Distribusi Rokok Ilegal, 4,6 Juta Batang Dimusnahkan Bea Cukai

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Meski bukan daerah produsen rokok ilegal, wilayah Madiun kerap menjadi daerah pemasaran dan perlintasan distribusi barang kena cuk…

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Bupati Subandi Serukan ASN, Perangkat Desa, dan RT/RW Jadi Anggota KDMP

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah banyak berdiri di Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerukan seluruh ketua R…

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Perkuat Ekonomi, Pemkab Lumajang Optimalkan Pengembangan Pangan Lokal Berkualitas

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Untuk mendukung peningkatan kualitas konsumsi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…