Kemenparekraf: Ponorogo Lolos Nominasi Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2024

surabayapagi.com
Bangunan monumen reog yang diperkirakan akan memiliki tinggi 126 meter dengan anggaran senilai lebih Rp 70 miliar dalam proses pembangunan. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada acara The Weekly Brief with Sandi Uno, mengumumkan jika Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masuk dalam nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2024, dengan kesenian khasnya, yakni Reog Ponorogo. 

Kabupaten Ponorogo masih dalam nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bersama sejumlah kota lainnya di Indonesia, Seperti, diantaranya Kabupaten Bantul, Kota Tangerang, Kabupaten Buleleng, Kota Malang dan Kota Makassar. 

Baca juga: Perdana! Meriahnya Kontes Kambing Jerabang di Ponorogo, 1 Ekor Tembus Puluhan Juta

Ponorogo masuk dalam nominasi setelah mendapat penilaian tahap akhir yang dilakukan oleh Tim Panselnas yang dipimpin oleh Taufik Rahzen sebagai pengarah Panselnas Kemenparekraf. Tim Panselnas turun langsung ke Ponorogo pada 26-27 September 2024.

“Ponorogo dinominasikan dengan sektor unggulannya katagori craft dan folk art yang berbasis pada seni pertunjukan Reog Ponorogo,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, Senin (21/10/2024).

Baca juga: Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Diketahui sebelumnya, tahun 2023 Kabupaten Ponorogo juga masuk dalam enam besar nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2023. Namun, Ponorogo disisihkan oleh Kota Surakarta dan Kota Depok. 

“Tahun lalu (2023) kita menjadi 6 besar, di mana yang dinominasikan Indonesia dari sektor unggulan craft and folk art adalah Kota Surakarta,” ucapnya. 

Baca juga: Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Lebih lanjut, Judha mengatakan, Ponorogo ditetapkan sebagai nominasi UCCN dengan mengusung Reog Ponorogo. Kini, Reog Ponorogo sedang diusulkan agar segera ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO. 

Sedangkan saat ini usulan tersebut dalam tahap menunggu sidang di Paraguay, Desember mendatang pada 2-7 2024. Disatu sisi, Pemkab juga telah mencanangkan pengembangan kebudayaan dalam RPJPD 2024-2045.  Harapannya Ponorogo akan mendapatkan spirit dan inspirasi kreatif dari kota lain yang akan diadopsi oleh masyarakat Ponorogo untuk berkreatif. pn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru