Dukung Generasi Kreatif

Diskominfo: Ratusan Pelajar Tingkat Atas di Pamekasan Ikuti Pelatihan AI

surabayapagi.com
Foto bersama peserta pelatihan AI (Artificial Intelligence) di Pamekasan, Jawa Timur. SP/ PMK

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebanyak ratusan pelajar dari sejumlah lembaga pendidikan dari sekolah lanjutan tingkat atas di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mengikuti pelatihan tentang cara memanfaatkan teknologi AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan).

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, di Ruang Rato Ebhu Pendopo Ronggosukowati Pemkab Pamekasan, selama dua hari, yakni mulai Rabu (30/10/2024) hingga Kamis (31/10/2024).

Baca juga: BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Menurut Sekretaris Diskominfo Pamekasan, Ulung Sedjati di Pamekasan, adanya pelatihan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya generasi muda di wilayah itu.

"Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Pamekasan melalui Diskominfo dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Surabaya," ungkapnya, Jumat (01/11/2024).

Menurut Ulung, pelatihan tentang pemanfaatan teknologi AI tersebut dinilai penting untuk kalangan generasi muda dan pegiat konten kreator pemula, karena dalam kenyataan, perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI) sangat pesat. Pasalnya, teknologi tersebut telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kreatif.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Pamekasan Bangun SPAM di 73 Titik

"Selain itu, melalui pemanfaatan teknologi AI, kita bisa belajar dengan cepat, dan memudahkan pekerjaan yang kita lakukan," katanya.

Sebagai informasi, penggunaan AI di Indonesia semakin meningkat, dan kini tercatat lebih dari 200 juta pengguna aktif mingguan CHATGPT (Generative Pre-trained Transformer) yang merupakan program komputer yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk berinteraksi dengan manusia dalam bentuk teks.

Baca juga: MenPAN-RB Soroti Kasus ASN Sampang Aniaya Kurir COD, Sanksi Indisipliner Mengintai

"Dan data ini dua kali lebih banyak dibanding data yang dirilis pada November 2023 yang kala itu hanya 100 jutaan pengguna," katanya.

Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi AI menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap perkembangan teknologi tersebut sangat tinggi. Sehingga melalui pelatihan ini, para pegiat konten kreator di Pamekasan ini dapat menghasilkan karya yang lebih kreatif dan cepat. pm-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru