BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu bangunan rusak di Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur akibat musibah angin kencang. SP/ PMK
Salah satu bangunan rusak di Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur akibat musibah angin kencang. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat sebanyak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan hingga tempat ibadah di wilayahnya rusak porak-poranda imbas diterjang hujan deras disertai angin kencang

"Berdasarkan hasil pendataan sementara tim yang kami terjunkan ke lapangan, musibah ini terjadi di 22 desa di tujuh kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi, Senin (02/02/2026).

Kerusakan tersebut diantaranya, rumah warga di berbagai wilayah, di antaranya Kelurahan Bugih dan Kelurahan Kowel, Desa Sumedangan, Desa Jarin, Desa Sentol, Desa Lemper, Desa Pandan, dan Desa Konang, Kecamatan Galis.

Selanjutnya di Kelurahan Lawangan Daya Jalan Bonorogo, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Desa Teja, Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Dusun Betes Desa Samiran Kecamatan Proppo, serta Desa Tentenan Timur Kecamatan Larangan.

Selain merusak puluhan bangunan, sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan terdampak, seperti lembaga pendidikan, jaringan listrik putus dan pohon tumbang yang menyebabkan akses jalur lalu lintas terganggu.

"Hingga malam ini, kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak, termasuk pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan dan permukiman warga," kata Rosidi.

Lebih lanjut, BPBD tak lupa turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Dimana, musibah tersebut merupakan kali kedua sejak 2026 yang melanda Kabupaten Pamekasan

Sementara itu, untuk kerusakan mayoritas terjadi pada atap bangunan yang rusak. Bahkan, atap warga yang berbahan galvalum terbang dan jatuh di halaman rumah tetangganya. Hingga kini, warga masih bergotong royong membantu melakukan perbaikan kerusakan tersebut. Sebab, warga khawatir jika nantinya terjadi hujan, rumah akan digenangi air akibat atap rusak. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…