Tangkapan Ikan Lemuru Melimpah, Nelayan di Pantai Rajegwesi Sumringah

surabayapagi.com
Nelayan mengambil ikan jenis lemuru hasil tangkapannya dari jaring di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Para nelayan yang tinggal di sekitar Pantai Tajegwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi tampak sumringah (bahagia) melihat hasil tangkapan ikan jenis lemuru yang begitu melimpah kali ini. Bahkan hingga lebih dari 1 ton sekali melaut.

“Sehari minimal dapat 1,5 ton,” jelas Seorang pengepul ikan di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan, Sentot (65), Jumat (01/11/2024).

Baca juga: Ratusan Pengemudi Becak Listrik Program Bantuan Prabowo Bakal Terima Pembinaan

Lebih lanjut, menurutnya tangkapan ikan jenis lemuru memiliki harga berkisar Rp 4.000 per kilogram. Selain itu, dalam sehari, jumlah pengiriman ikan lemuru ke Muncar mencapai 30 ton, tergantung kualitas barang. 

“Sekarang waktunya musim lemuru, sehari satu perahu bisa dapat Rp 6 juta hingga Rp 7 juta. Kalau sampai gudang di Muncar, harganya bisa naik menjadi Rp 6,500 sampai Rp 7,500 per kilogramnya,” ujarnya.

Baca juga: Berkah Libur Isra Miraj 2026, Omzet UMKM di Banyuwangi Ikut Melonjak

Tentu saja melimpahnya tangkapan ikan kali ini, dipicu cuaca musim panas dan cerah, sehingga membuat para nelayan berhasil menangkap ikan lebih banyak. “Cuaca menjadi penentunya,” tambahnya.

Dengan melimpahnya hasil tangkapan, penghasilan nelayan meningkat hingga mencapai Rp 7 juta sehari. Tentu saja, berkah tersebut oleh para nelayan di Pantai Rajegwesi berharap musim lemuru ini dapat bertahan lebih lama, setidaknya satu hingga enam bulan. Pada bulan-bulan seperti sekarang, biasanya hasil tangkapan ikan lemuru memang melimpah. 

Baca juga: Pesona Pantai Pulau Santen, Getah Pohonnya Dipercaya Ampuh Obati Mata Merah Akibat Air Laut

Dengan cuaca yang terus mendukung, para nelayan tetap optimistis akan hasil tangkapannya selama musim lemuru ini. Melimpahnya ikan lemuru ini, dinilai sebagai kesempatan baik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonominya. 

Pasalnya, selain para nelayan, kondisi ekonomi bagi para kuli angkut, sangat bergantung pada musim ikan yang datang setiap tahunnya. Mereka berharap, musim tangkapan ikan ini bisa bertahan lebih lama agar penghasilan tetap lancar. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru