SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyuwangi, kembali sumringah lantaran libur panjang Isra Miraj 2026 membawa berkah. Hal itu terlihat sejumlah pelaku UMKM mencatat peningkatan omzet yang cukup tajam dibandingkan hari biasa, Rabu (21/01/2026).
Adanya lonjakan kunjungan wisatawan ke Bumi Blambangan berdampak signifikan terhadap omzet ekonomi lokal di berbagai sektor usaha. Sehingga, kondisi ini menunjukkan sektor pariwisata masih menjadi motor penggerak utama perekonomian masyarakat kecil di wilayah ujung timur Pulau Jawa.
Salah satu pelaku usaha Anom Wahyu K, pemilik usaha kuliner Morisuki Grill and Suki asal Kecamatan Kabat mengungkap, omzet usahanya meningkat hingga 100 persen seiring membludaknya wisatawan di kawasan Pantai Boom Marina Banyuwangi selama libur panjang Isra Miraj.
“Kami menjual berbagai produk grill dan suki di tepi Pantai Boom Marina. Alhamdulillah, omzetnya juga lumayan,” ungkap Anom, Rabu (21/01/2026).
Biasanya Anom meraih omzet sekitar Rp400.000 per hari yang sebagian besar berasal dari layanan home service. Namun, saat membuka lapak di Pantai Boom Marina selama libur panjang, pendapatannya melonjak hingga sekitar Rp900.000 per hari.
Lebih lanjut, menurutnya, tingginya jumlah wisatawan yang menikmati suasana pantai menjadi peluang pasar yang sangat potensial bagi pelaku UMKM kuliner. Posisi strategis Pantai Boom Marina turut mendorong meningkatnya daya beli pengunjung.
Selain itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, juga turut mendorong pelaku wisata untuk terus mempercantik destinasi dan meningkatkan pelayanan. Sementara pelaku UMKM diharapkan terus meningkatkan kualitas produk agar semakin kompetitif. Dan selain Pantai Boom Marina, sejumlah destinasi unggulan Banyuwangi juga masih menjadi magnet wisatawan, di antaranya TWA Kawah Ijen, Pulau Merah, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol, hingga Pulau Tabuhan. by-01/dsy
Editor : Redaksi