SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diterjang bencana longsor membuat 25 siswa kelas 3 SDN 5 Nglebeng, Trenggalek, Jawa Timur terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di emperan masjid, lantaran gedung sekolahnya yang rusak parah.
Diketahui, longsor setinggi enam meter tersebut dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Panggul sehari sebelumnya. Menyebabkan dinding kelas setinggi 3,5 meter dengan lebar enam meter jebol dan kaca berukuran satu meter pecah.
Baca juga: Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran
“Longsor terjadi pada pukul 04.00 WIB, Selasa (3/12), saat sekolah kosong. Beruntung tidak ada korban jiwa,” kata Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono di Trenggalek, Kamis (05/12/2024).
Selain merusak bangunan, longsor juga menimbun meja, kursi belajar, perangkat sound system, dan buku pelajaran. Beruntungnya, petugas gabungan bergerak cepat dengan diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor.
Baca juga: Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April
Triadi mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat hujan lebat guna mengantisipasi longsor susulan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Trenggalek Agus Setiyono memastikan hak-hak peserta didik tetap terpenuhi. Meskipun untuk sementara waktu siswa di kelas yang rusak itu mengikuti pembelajaran di serambi masjid sembari menunggu proses perbaikan.
Baca juga: Longsor Dekat Bendungan Tugu Picu Akses Jalur Ponorogo-Trenggalek Lumpuh Total
Beruntung dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, karena longsor terjadi pada pukul 04.00 WIB, Selasa (03/12/2024) saat sekolah itu lenggang dari aktivitas pembelajaran. “Untuk aktivitas KBM, sementara tetap diusahakan berjalan dengan bertempat di serambi masjid,” kata dia. tr-01/dsy
Editor : Desy Ayu