Perkuat Ketahanan Pangan, Pemdes Ketimang Gelar Pelatihan Ternak

surabayapagi.com
Kegiatan pelatihan pengembangan ternak di pendopo kantor Desa Ketimang. SP/JUM

SURABAYA PAGI. com, Sidoarjo - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor peternakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Ketimang, Kecamatan Wonoayu, menggelar pelatihan peternakan dan pembentukan pengurus kelompok peternak.

Kegiatan yang di gelar pendopo kantor desa setempat pada Jumat (6/12/2024) tersebut, dibuka oleh Camat Wonoayu, Imam Mukri Afandi dengan dihadiri lembaga desa, BPD, para ketua RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para calon pengurus kelompok peternak dan sejumlah anggotanya.

Baca juga: Fokus Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Sidoarjo Tegaskan Tak Boleh Tambal Sulam

Kepala Desa (Kades) Ketimang, H Abdul Wahab mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat termasuk kepada seluruh anggota kelompok ternak yang ada di desanya.

" Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bidang peternakan khususnya manajemen peternak," katanya.

Selain itu, pelatihan ternak ini juga memberikan kesempatan kepada para peternak untuk bertanya, berdiskusi, dan memperoleh informasi yang lebih lanjut mengenai pengembangan budidaya ternak. Dengan harapan dapat membantu dalam mengelola ternak dengan lebih efektif dan efisien, sehingga kesejahteraan peternak dapat meningkat.

Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di 4 Lokasi Berbeda

" Kegaiatan ini juga termasuk program ketahanan pangan, yang berfungsi sebagai dasar dalam mengelola manajemen usaha peternakan," ungkapnya.

Sementara, Camat Wonoayu, Imam Mukri Afandi menambahkan bahwa, kegiatan pelatihan pengembangan budidaya ternak tersebut merupakan upaya konkret pemerintah dalam mendukung sektor peternakan dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Baca juga: Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Melalui kegiatan seperti ini diharapkan para peternak dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengembangkan usaha ternak, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

" Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan dapat mengembangkan usaha ternak dengan baik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendorong pertumbuhan populasi ternak di desa," harapnya. (zam/jum)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru