Pasar Murah Disperindag Jatim, Diserbu Warga Pasuruan

surabayapagi.com
Pj Bupati Pasuruan Nurkholis saat menghadiri pasar murah yang di selenggarakan Disperindag Provinsi Jawa Timur.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pasar Murah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur di Lapangan Koramil Kecamatan Lumbang, bulan Desember diserbu warga.

Selain digelar di lokasi yang mudah diakses warga, beberapa jenis kebutuhan bahan pokok dijual dengan harga relatif lebih murah dari harga di pasar pada umumnya.

Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Pamekasan Gelar Pasar Murah Bergilir di 13 Kecamatan

Pantauan di lokasi, Disperindag Jatim menjual 4 komoditas. Yakni beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) hasil produksi Perum Bulog kemasan 5 kg dengan harga Rp 55 ribu. Kemudian minyak goreng kita per 1 liter dijual seharga Rp15.000, gula 1 kg Rp16.000 dan telur Rp23.000 per 1 kilogram.

Lantaran memang ada selisih dengan harga pasar, tak sedikit warga yang membelinya lebih dari satu. Apalagi stok beras SPHP yang disediakan sebanyak 2 ton. Minyakita 700 liter, gula 100 kg dan telur 100 kg.

"Mumpung murah, jadi bisa beli 15 kilogram beras SPHP," ungkap Musriah, salah satu warga sekitar.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan momen ini. Sebab pasar murah ini hanya dilaksanakan dalam sehari saja.

"Karena hanya satu hari, saya harapkan masyarakat bisa datang dan memanfaatkan Pasar Murah ini dengan membeli 4 komoditas penting. Harganya dijamin lebih murah, sehingga eman-eman kalau tidak dimanfaatkan," katanya.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Dijelaskan Nurkholis, dilaksanakannya Pasar Murah tak lain dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur sekaligus stabilisasi harga barang kebutuhan pokok.

"Sudah pasti meringankan beban masyarakat dalam mengakses harga sembako paling penting. Yakni beras, gula, minyak goreng dan telur," tutupnya. ps-01

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru