Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem, Dishub Mojokerto Pastikan Keamanan Lalu Lintas

Reporter : Dwi Agus Susanti
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Mojokerto keluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem bagi pengendara. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran terhadap potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Mojokerto.

Pasalnya, beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto, dihantam banjir hingga angin kencang, yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang.

Baca juga: Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu

Sejak Senin, 4 November 2024 hingga Kamis 5 Desember 2024, telah terjadi setidaknya 7 bencana angin kencang dan 2 tanah longsor yang mengakibatkan salah satu jembatan di Dusun Kedungudi, Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari terputus.

"Ini mengakibatkan terganggunya aktifitas lalu lintas sehingga dilakukan penutupan dan pengalihan arus  pada simpang serta jalur yang terdampak bencana," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono, Kamis (12/12/2024).

Baca juga: Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Menanggapi kondisi ini, Rachmat, mengimbau memberikan imbauan kepada para pengendara, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan. 

Hal ini sangat penting karena arus lalu lintas yang padat, ditambah dengan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

“Cuaca akhir-akhir ini sangat tidak menentu, dan kita harus berhati-hati. Saya mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama saat kondisi cuaca buruk. Kecepatan  kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca,” lanjutnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan

Rachmat  juga memberikan arahan agar pengendara mengurangi kecepatan kendaraan saat hujan deras atau saat jalan licin. Kondisi jalan yang basah dapat menyebabkan traksi ban berkurang, sehingga meningkatkan potensi tergelincir.

"Live streaming arus  lalu lintas di Kabupaten Mojokerto dapat dilihat melalui tautan https://dishubcctv.mojokertokab.go.id," pungkasnya. Dwi

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru