De Djawatan Forest, Wisata Eksotis Bernuansa Pedesaan Tahun 90-an

surabayapagi.com
De Djawatan Forest, sebuah destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - De Djawatan Forest, sebuah destinasi wisata yang terletak di Purwosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur menyimpan keindahan wisata eksotis yang ramah di kantong dengan nuansa khas pedesaan yang asri tahun 90-an, Kamis (19/12/2024).

Selain nuansa pedesaan, De Djawatan Forest juga dipenuhi pohon trembesi yang mampu menjadi latar foto yang unik dan instagramable, seperti sensasi memasuki dunia fantasi karena pohon-pohon raksasa menjulang tinggi seperti di cerita-cerita fantasi. 

Baca juga: Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Tempat wisata ini mengunggulkan panorama pohon trembesi raksasa. Ada sekitar 805 pohon yang telah berumur 100-150 tahun. Rata-rata, pohon-pohon memiliki ukuran keliling 400-500 sentimeter, dengan diameter 1,5 meter sampai 2 meter. Pohon ini berada di kawasan seluas sembilan hektar. Hanya sayangnya, pohon trembesi ini mudah rapuh dan patah. 

Suasananya serasa di bawa ke situasi film Lord of The Ring. Pepohonan yang besar dan lebat serta memberi kesan angker, mengingatkan kita pada Hutan Fangorn pada film tersebut.

Baca juga: Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Sementara itu, akses menuju destinasi wisata tersebut terbilang cukup mudah dijangkau, bahkan lokasi pintu masuk wisatanya cukup dekat dari jalan raya, yaitu gang sebelah Masjid Jami’ Al Falah Benculuk. 

Menyoal harga tiket masuk, Djawatan Forest merupakan destinasi yang sangat ramah di kantong, tiket masuknya Rp 7.500,- dengan biaya parkir untuk kendaraan roda dua Rp 2 ribu, dan Rp 5 ribu untuk kendaraan roda empat. 

Baca juga: Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Saat masuk, wisatawan bisa berkeliling menggunakan jasa delman yang ditawarkan dengan harga berkisar Rp 50 ribu. Selain itu, di sana terdapat pula jasa fotografer yang bisa mencetak foto, mengarahkan wisatawan untuk bergaya serta merekomendasikan spot-spot foto yang menarik, cukup dengan biaya jasa Rp 20 ribu.

Arena bermain offroad untuk anak-anak pun tersedia di kawasan De Djawatan. Ada dua pilihan menggunakan motor trail mini atau roda empat dengan ATV silahkan pilih dengan keseruannya masing-masing. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru