SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) tingkat reservasi atau pemesanan kamar pada hotel-hotel di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur menunjukkan tren positif.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun mencatat tingkat reservasi hotel di wilayah tersebut mencapai 70-80 persen, terpantau naik jika dibandingkan saat hunian hari normal.
Baca juga: Kisah Jukir di Balik Kasus Maidi: Rumah Tak Jelas, Kini Berpotensi Disita KPK
"Sesuai data yang dihimpun dari sejumlah hotel di Kota Madiun yang menjadi anggota PHRI, jelang libur akhir tahun 2025 pemesanan kamar hotel mencapai kisaran 70-80 persen," ujar Ketua PHRI Kota Madiun Aris Suharno, Minggu (29/12/2024).
Meski meningkat, namun momentum libur akhir tahun tersebut masih kalah jika dibandingkan okupansi hotel saat libur Lebaran lalu. Hal itu karena libur saat hari raya Lebaran lebih lama.
Baca juga: KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir
"Sementara pada libur dan cuti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 kali ini, relatif lebih pendek waktunya, sehingga berpengaruh pada jumlah orang yang melakukan perjalanan," katanya.
Tak hanya reservasi hotel yang mengalami peningkatan. Para pengunjung yang melakukan wisata juga banyak yang memilih tanpa menginap saat berkunjung ke Kota Madiun pada libur natal dan akhir tahun ini.
Baca juga: Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750
Menindaklanjuti hal itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan mengimbau agar pengelola restoran ataupun rumah makan, agar memberikan pelayanan maksimal dan tidak menaikkan harga yang tidak wajar.
"Sebab, pengunjung yang datang bukan hanya dari lokal Madiun, namun dari berbagai wilayah. Jika restoran bersih, nyaman, layanan ramah, dan harga wajar, maka pasti puas dan kembali," kata dia lagi. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu