Lampaui Target, PAD Wisata Telaga Ngebel Ponorogo Tembus Rp 5 Miliar

surabayapagi.com
Wisata Telaga Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata Telaga Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur melampaui target yang awalnya ditargetkan Rp 4,4 miliar tembus di angka Rp 5 miliar sepanjang 2024.

"Tahun 2023 lalu realisasinya Rp 4,4 Miliar dari target Rp 3,7 Miliar. Tahun 2024 kemarin target kami Rp 4,4 miliar, tapi tembus hingga Rp 5 miliar. Tentu hal tersebut menjadi trend positif," ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhie, Senin (06/01/2025).

Baca juga: Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Peningkatan PAD di Telaga Ngebel tersebut dipicu banyaknya wahana baru di antaranya wahana perahu, air mancur, juga tribun. Sehingga daya tarik wisatawan untuk datang ke Telaga Ngebel semakin tinggi. 

"Memang untuk mengejar target, dari tahun ke tahun selalu ada yang baru, ada pembangunan. Seperti water fountain, tribun, dan kita ada kerja sama dengan beberapa biro perjalanan wisata, kemudian dari ekosistem pariwisata," jelas Judha.

Selain itu, promosi yang gencar melalui media sosial juga jadi ajang promosi yang bisa menarik wisatawan. Tidak hanya yang berasal dari Ponorogo saja melainkan dari kota-kota lain.

Baca juga: Uniknya Wisata Banyu Kuning, Kawasan Geoheritage dengan Mata Air Keemasan

"Pengunjung yang datang itu biasanya berfoto, kemudian di upload di medsos. Dari getok tular itu lah yang membuat banyak warga penasaran dan akhirnya berkunjung ke Ponorogo," imbuh Judha.

Tidak hanya promosi, berbagai event kebudayaan juga sering diadakan di Telaga Ngebel. Seperti larungan sesaji saat bulan Suro. Juga ada Ngebel Run yang mengundang para pelari untuk mengitari Telaga Ngebel.

Baca juga: Pesona Wisata Air Terjuan Putuk Truno, Suguhkan Panorama di Balik Lereng Gunung

"Setiap tahun, kami melakukan inovasi dan pembangunan baru. Di Telaga Ngebel, misalnya, ada water fountain (air terjun menari), tribun, serta kerja sama dengan biro perjalanan wisata. Ini semua didukung oleh ekosistem pariwisata yang terus berkembang," katanya.

"Biasanya warga memilih lokasi wisata yang dekat dengan kota, ini ada wisata Ngembak. Disitu ada flora, fauna juga ada kolam renang dan taman," pungkas Judha. pn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru