BYD Jadi Raja EV Ramah Lingkungan di Pasar Thailand dan Singapura

surabayapagi.com
Mobil listrik BYD Dolphin. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Setelah mengalahkan Toyota di Jepang, jenama asal China, BYD kembali mencapai tren positif di segmen kendaraan listrik (EV) yang ramah lingkungan di pasar Thailand dan Singapura.

Berdasarkan data penjualan kendaraan listrik murni di Negeri Gajah Putih pada 2024, BYD berada di peringkat pertama, dengan total penjualan sebanyak 27.005 unit atau menguasai pasar sebesar 38,5 persen.

Baca juga: Limited Edition Hanya Ada 2.000 Unit, Honda Luncurkan Honda Air Blade 125 Special Marvel 'Spider-Man dan Venom'

Sementara secara total, penjualan BEV di Thailand pada tahun lalu, mencapai 70.137 unit, tapi turun 8,1 persen dari tahun ke tahun. Di antara 10 merek terlaris di segmen tersebut, 7 di antaranya adalah merek Tiongkok, Rabu (29/01/2025).

Pada Oktober 2022, BYD meluncurkan Atto 3 di Thailand, dan mulai menjualnya pada November 2022. Sejak Januari 2023, BYD telah menjadi jawara penjualan mobil listrik murni di Thailand, setidaknya selama 18 bulan.

Baca juga: Hanya Diproduksi 500 Unit, Honda Rilis SH150i Special Edition HRC 2026

Perlu dicatat bahwa merek-merek Jepang seperti Honda, Toyota, Nissan, dan Isuzu sebelumnya menguasai lebih dari 90 persen pasar mobil Thailand. Strategi BYD adalah menggunakan Thailand, sebagai tombak untuk menembus pasar Asia Tenggara lainnya. Tidak hanya di Thailand, BYD juga mengklaim sebagai yang terlaris di Singapura pada tahun lalu untuk pertama kalinya, mengalahkan Toyota.

Pada 2024, penjualan BYD meningkat dari 1.416 unit pada 2023, menjadi 6.191 unit, atau menguasai pangsa pasar sebesar 14,4 persen. Hal itu didasarkan pada data registrasi mobil baru dari dealer resmi yang dirilis oleh Otoritas Transportasi Darat Singapura.

Baca juga: Pendistribusian Dimulai Bertahap, Pemesanan Toyota Veloz Hybrid Tembus 6.500 Unit

Sementara Toyota, berada di belakang BYD, dengan penjualan tahunan sebanyak 5.736 unit, BMW 5.042 unit, dan Mercedes-Benz 4.887 unit.

Di sisi lain, Tesla mencapai penjualan dengan empat digit untuk pertama kalinya pada tahun lalu, dari 940 unit pada 2023, menjadi 2.384 unit pada 2024. jk-04/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru