Masih Seumur Jagung, Proyek P3-TGAI di Desa Kecer Hancur

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tataguna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2024 dengan anggaran Rp195 juta yang berlokasi di Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep sudah hancur.

Padahal pekerjaan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Brantas itu baru seumur jagung.

Baca juga: Madura Night Vaganza 2026 Jadi Etalase Program dan Inovasi Pembangunan Sumenep

Ditengarai, pelaksanaan program tersebut tidak didampingi dan diawasi secara serius, dan diduga pengerjaannya asal-asalan alias tidak sesuai spesifikasi.

Pantauan media ini di lokasi, pekerjaan proyek irigasi tersebut dibiarkan amburadul dan hanya menunggu waktu untuk benar-benar hancur tak tersisa.

Tampak jelas fisik dari pembangunan proyek irigasi itu sudah rusak parah, sebagian patla dan plasternya sudah hancur terkelupas. 

Baca juga: Bupati Sumenep Perhatikan Nasib Petani Tembakau, BPP 2026 Diminta Jadi Acuan Harga

Dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Kecer, Matlani menyebut jika hancurnya irigasi tersebut bukan karena kualitas pengerjaan, melainkan karena faktor alam, seperti bumi bergerak dan aliran air yang deras.

"Itu memang proses direnovasi mas, itu ambruk bukan soal kualitas, di lokasi tersebut memang rawan ambruk. Lagi pula air di jalur itu memang deras," ujarnya lewat chat WhatsApp, Senin (17/2/2025).

Dia juga membantah sengaja membiarkan proyek tersebut rusak. Pasalnya, pihaknya masih berencana akan memperbaiki lagi, namun masih menunggu waktu yang tepat, yakni berkurangnya derasnya air di tempat tersebut.

Baca juga: Kades Alas Malang Pelopori Pertanian Modern Bersama Mahasiswa KKN UNIB di Pulau Raas Sumenep

"Bukannya itu mau ditelantarkan seperti itu, ini nunggu berkurangnya air. Di jembatannya aja itu sudah beberapa kali di cor tapi tetap tidak kuat untuk menahan air. Kalau tidak percaya bisa langsung tanyakan ke warga di situ," tandasnya.

Untuk diketahui, program P3-TGAI itu bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan jaringan irigasi. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan nasional, dan memberdayakan masyarakat.  

P3-TGAI merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Program ini dilaksanakan dengan melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). ros

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru