SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, mengusulkan revitalisasi total terhadap dua pasar tradisional daerah itu, yakni Pasar Campurdarat dan Pasar Besuki.
Diketahui, Pasar Campurdarat perlu direvitalisasi karena mengalami kebakaran hebat pada 2021 dan hingga kini belum diperbaiki. Sedangkan, Pasar Besuki belum pernah direvitalisasi sejak pertama kali dibangun, sehingga posisinya kini lebih rendah dari badan jalan.
Baca juga: Selama Ramadhan 2026, Pemkab Tulungagung Tiadakan Sementara Agenda CFD
"Sesuai data kami, ada dua pasar yang perlu revitalisasi total, yaitu Pasar Campurdarat dan Pasar Besuki,” jelas Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Muhammad Khabib, Senin (24/02/2025).
“Pasar Campurdarat terbakar pada 2021 dan belum diperbaiki, sedangkan Pasar Besuki belum pernah direvitalisasi sejak berdiri," imbuhnya..
Baca juga: Pasca Diprotes Warga, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp6 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan
Lebih lanjut, terkait usulan perbaikan kedua pasar tersebut telah diajukan ke pemerintah pusat. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Diperkirakan revitalisasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp 16 miliar, jumlah yang tidak dapat ditanggung oleh APBD Tulungagung, mengingat urgensi perbaikan demi menunjang aktivitas perdagangan masyarakat. Sekaligus pusat perputaran ekonomi yang cukup besar di wilayah Kecamatan Campurdarat dan Besuki.
Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar
"Dengan kondisi pasar yang lebih baik, diharapkan jumlah pedagang dan pembeli meningkat, sehingga turut berkontribusi pada PAD. Kami akan terus mengusulkan revitalisasi setiap tahun hingga mendapatkan persetujuan," ujarnya. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu