Pemkab Masifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di PHT Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah seorang petugas kesehatan memeriksa mulut kambing kurban di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung.  SP/ TLG
Salah seorang petugas kesehatan memeriksa mulut kambing kurban di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung.  SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Demi mencegah adanya penyebaran wabah PMK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, memasifkan pemantauan dan pemeriksaan acak terhadap kesehatan hewan kurban di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung. Hal itu melihat aktivitas perdagangan ternak mulai meningkat sepekan menjelang Idul Adha 2026, yang datang berasal dari Tulungagung, Kediri, Blitar, hingga Trenggalek.

“Saat ini ada hampir 900 ekor sapi dan sekitar 700 ekor kambing yang masuk dan diperjualbelikan di PHT,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, Agus Suswantoro, Kamis (21/05/2026).

Sementara itu, dalam pemeriksaan antemortem, petugas mengecek kondisi gigi, mata, mulut, telinga, hingga bagian tubuh ternak untuk memastikan tidak ada gejala penyakit. Untuk pemeriksaan juga difokuskan pada deteksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

“Hasil pemeriksaan sementara dipastikan tidak ada ternak yang terindikasi PMK maupun LSD, sehingga layak dijadikan hewan kurban,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, DPKH Tulungagung juga terus mempercepat vaksinasi PMK pada ternak sapi. Hingga saat ini lebih dari 21 ribu ekor sapi telah mendapatkan vaksin, termasuk vaksin booster.

Sementara itu, untuk ketersediaan hewan kurban di Tulungagung dipastikan mencukupi untuk kebutuhan Idul Adha tahun ini. Saat ini tersedia sekitar 12.600 ekor sapi potong dan lebih dari 26 ribu ekor kambing siap jual. “Stok hewan kurban di Tulungagung sangat mencukupi, baik sapi maupun kambing,” ujarnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…