Ditarget Mulai Oktober 2026, Realisasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Masih Tunggu Izin BBWS Brantas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. SP/ TLG
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR), saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung masih menunggu keluarnya izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Pasalnya, izin tersebut menjadi syarat utama lantaran lokasi pembangunan berada di kawasan yang berdekatan dengan aliran sungai.

Bahkan nantinya juga akan dibangun jembatan sebagai akses menuju sekolah. Dan saat ini, semua proses perizinan masih berjalan. Pemkab Tulungagung pun berharap izin tersebut segera turun agar tahapan pembangunan fisik bisa segera dimulai.

“Untuk membangun jembatan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat itu memang harus ada izin dari BBWS Brantas. Sekarang masih proses. Harapannya bisa segera keluar supaya pembangunan bisa cepat berjalan,” ujar Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kamis (28/05/2026).

Lebih lanjut, Baharudin juga telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terkait kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung. Bahkan, pemkab mendapat rekomendasi agar proses perizinan dipercepat. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pembangunan fisik ditargetkan mulai Oktober 2026 mendatang.

Rencananya, Sekolah Rakyat akan dibangun di sisi timur Rusunawa Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Namun karena area tersebut berada di dekat aliran sungai, pembangunan akses jembatan menjadi kebutuhan yang tak bisa dihindari. “Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dan sekarang sedang kami lengkapi. Terutama izin dari BBWS Brantas,” jelasnya.

Tak hanya itu, Menteri Sosial RI juga dijadwalkan datang langsung ke Tulungagung untuk meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Meski pembangunan ditargetkan dimulai tahun ini, kegiatan belajar mengajar diperkirakan baru dapat berjalan pada tahun ajaran 2027/2028. “Kalau mulai dibangun Oktober 2026, kemungkinan operasional dan KBM baru dimulai tahun depan,” pungkasnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) melaksanakan kegiatan Gardu…

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…