Gelar Operasi Pasar, Bulog Banyuwangi Gelontorkan Lagi Beras SPHP

surabayapagi.com
Bupati Ipuk saat mengecek stok beras di gudang Bulog Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Perum Bulog Banyuwangi kembali menggelontorkan beras-beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang merupakan beras cadangan pemerintah (CBP) hingga akhir Februari 2025. 

Diketahui, SPHP akan digelontorkan melalui mekanisme operasi pasar (OP), yang mana pembelian akan dibatasi dengan harga Rp 11.000 per kilogram untuk kemasan 5 kilogram dengan harga lebih murah dari harga pasar, dan didistribusikan melalui operasi pasar murah

Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026, Okupansi Pendakian Gunung Raung Turun 50 Persen

"Maret kemarin SPHP dibuka kembali, khususnya di zona satu, untuk saat ini diedarkan ke masyarakat, ke pengecer, dan untuk pasar murah dengan batasan per konsumen bisa membeli dua kemasan," ujar Kepala Cabang Bulog Banyuwangi Dwina Puspitasari, Jumat (07/03/2025).

Lebih lanjut, digelarnya operasi pasar murah tersebut untuk menunjukkan ketersediaan beras yang aman, dan memastikan agar tidak memunculkan panic buying.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga Bapok dan Inflasi, Ponorogo Gelar Pasar Murah Jelang Nataru

"Ketersediaan itu 2 ton per pengecer, per titik, per minggu, dengan mekanisme distribusi nanti masing-masing toko pengecer atau pihak terkait mengkomunikasikan melalui Diskoperindag, pemkab akan mengajukan permintaan operasi pasar, dan kami akan layani," tambahnya.

Bupati Banyuwangi Ipek Fiestiandani saat memantau ketersediaan cadangan beras di gudang Bulog Ketapang Banyuwangi menegaskan, seluruh gudang Bulog terisi, dan dipastikan hingga awal tahun depan kebutuhan beras di Kabupaten Banyuwangi aman.

Baca juga: Pulau Merah, Ikon Wisata Banyuwangi yang Tawarkan Pesona Alam, Budaya, dan Keindahan Sunset

"Semua gudang beras terisi, ini menandakan bahwa panen raya surplus dan insyaallah ketersediaan beras di Kabupaten Banyuwangi sangat cukup, dan tadi disampaikan oleh kepala Bulog stok beras di Banyuwangi ini cukup hingga awal tahun," kata Ipuk. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru