Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ke Santri

Anggota DPR RI Komisi VI Sadarestuwati: Harus Dipahami dan Diimplementasikan

Reporter : Syaiful Arif Koresponden Jombang
Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan Sadarestuwati saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pesantren Bhakti Bapak Emak

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Untuk mengenalkan dan memperkuat pemahaman masyarakat terkait empat pilar kebangsaan, anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati menyampaikan edukasi mengenai pentingnya empat pilar kebangsaan ke generasi muda dan santri.

Edukasi yang dikemas lewat format sosialisasi yang diikuti generasi muda serta santri di Pondok Pesantren Bhakti Bapak Emak Desa Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Senin, 24 Februari 2025.

Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bineka Tunggal Ika.

Perempuan yang akrab disapa Estu ini mengatakan, menurut McKinsey Institute, Indonesia diprediksi akan menjadi negara maju ketujuh bahkan kelima pada 2030.

Oleh karenanya, dia mendukung penerapan empat pilar kebangsaan untuk generasi muda, terutama para santri.

"Negara kita mempunyai kekuatan, persatuan, dan kesatuan. Oleh sebab itu, sebagai generasi muda, kita perlu jaga dan wujudkan di masa yang akan datang,” ujar Estu dalam keterangan resminya.

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak

Sosialisasi itu penting dilakukan secara intens, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami makna yang terkandung di dalam empat pilar tersebut.

"Pemahaman masyarakat terutama generasi muda yakni, santri yang ada di desa harus sama dengan yang ada di perkotaan, terhadap semua perkembangan pengetahuan maupun ilmu, termasuk tentang empat pilar kebangsaan. Makanya kami (anggota DPR RI-red) yang sekaligus anggota MPR punya kewajiban untuk menyosialisasikan empat pilar itu kepada masyarakat," tegas Estu.

Untuk itu ia menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, sehingga dapat membentuk karakter dan kepribadian luhur serta masyarakat memiliki wawasan kebangsaan yang utuh.

Baca juga: Mitos Situs Sendang Made Jombang, Perpaduan Wisata Sejarah dan Legenda yang Kuat

Estu meminta peran aktif para pemuda agar mengamalkan nilai-nilai kebangsaan tersebut pada kehidupan sehari-hari untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, sejahtera, dan maju.

"Mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dapat dilakukan dengan belajar, membaca, dan memahami, serta mengimplementasikan, dalam kehidupan sehari-hari, kemudian menyebarkan kesadaran kepada orang lain akan nilai-nilai tersebut untuk membangun Indonesia yang lebih kuat," ujarnya. sar

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru