SurabayaPagi, Melaka — Mahkota Medical Centre (MMC) resmi meluncurkan program Kartu Health and Leisure, sebuah inisiatif strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pasien asal Indonesia selama menjalani perawatan medis di Melaka, Malaysia.
Peluncuran program ini berlangsung di MMC dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari sektor kesehatan, pariwisata, dan perhotelan. Acara tersebut diresmikan oleh YB Datuk Ngwe Hee Sem, Exco Kesihatan, Sumber Manusia dan Perpaduan Negeri Melaka, yang mewakili Ketua Menteri Melaka, YAB Datuk Seri Utama AB Rauf Bin Yusoh.
Datuk Ngwe Hee Sem mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dihadirkan MMC.
“Inisiatif Mahkota Medical Centre ini adalah contoh luar biasa bagaimana sektor kesehatan dan pariwisata dapat bekerja sama untuk memberikan manfaat bagi semua pihak. Ini tidak hanya memperkaya pengalaman pasien, tetapi juga mendukung perekonomian dan industri pariwisata Melaka,” ujarnya.
Kartu Health and Leisure ditujukan bagi pasien Indonesia yang berasal dari asosiasi, komunitas, atau perusahaan swasta yang memiliki kerja sama resmi (MoU/Smart Partnership) dengan MMC. Melalui kartu ini, pasien akan mendapatkan berbagai keuntungan, seperti:
- Diskon layanan rumah sakit
- Tarif khusus di hotel rekanan
- Privilege bersantap di restoran lokal
- Potongan harga untuk akses ke objek wisata budaya di Melaka
CEO Mahkota Medical Centre, Teo Chin Yee, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen MMC dalam memberikan layanan menyeluruh kepada pasien internasional.
“Sebagai pelopor wisata medis di Indonesia, tujuan kami adalah memberikan pengalaman yang menyeluruh dan menyenangkan. Melalui kolaborasi ini, pasien Indonesia dapat menikmati penawaran eksklusif dari mitra lokal kami, menjamin perjalanan yang lancar dan berkesan di Melaka,” katanya.
Terletak di pusat Kota Melaka, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, MMC telah melayani sekitar 95.000 pasien asing setiap tahunnya sejak 1999, dengan mayoritas pasien berasal dari Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, MMC juga memperkenalkan International Patient Centre (IPC), pusat layanan terpadu yang berlokasi di lantai dasar rumah sakit. IPC menyediakan berbagai dukungan praktis, termasuk penitipan bagasi, pengaturan transportasi, subsidi tiket penerbangan dan feri, bantuan perpanjangan visa, hingga verifikasi dokumen keluar rumah sakit. Layanan IPC tersedia setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00–18.00 dan Sabtu pukul 08.00–12.00.
Melalui peluncuran program ini, MMC berharap dapat memperkuat sinergi antara sektor medis dan pariwisata di Melaka sekaligus memberikan nilai tambah bagi pasien internasional, khususnya dari Indonesia. Byb
Editor : Redaksi