SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun kembali bangga lantaran Desa Wisata Gunungsari di Kecamatan Madiun, berhasil masuk nominasi ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2025, yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama International Telecommunication Union.
Tentu saja keberhasilan tersebut turut diapresiasi positif oleh Pemerintah Kabupaten Madiun (Pemkab) atas raihan serta dukungan kepada Desa Wisata Gunungsari tersebut.
Baca juga: BPOM Resmikan LokaPOM Madiun, Perkuat Pengawasan Obat dan Pangan di Madiun Raya
"Pemkab Madiun memberikan dukungan mulai pendampingan berupa tim pendamping, penganggaran, serta dukungan by sistem, hingga setelah juara ADWI di tahun 2024, kini berhasil masuk nominasi WSIS. Harapannya, Desa Wisata Gunungsari ini benar-benar bisa go international," jelas Kepala Disparpora Madiun Anang Sulistyono, Selasa (22/04/2025).
Diketahui, pada ajang penghargaan WSIS Prize 2025, Desa Wisata Gunungsari Kabupaten Madiun masuk sebagai nominator melalui dua kategori karya unggulan. Yakni K-trash: Digital Waste Management Cooperative for a Sustainable Indonesia di kategori 12-AL C7. ICT applications: benefits in all aspects of life-E-environment.
Baca juga: ‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi
Kemudian, Pundensari Education Culture Electronic Learning Madiun pada kategori 15-AL C8. Cultural diversity and identity, linguistic diversity and local content. "Kemarin sudah diumumkan 20 nominator di masing-masing kategori, dan Desa Pundensari masuk di dua kategori," katanya.
Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI, tahun ini Indonesia berpartisipasi dengan mengajukan 12 inisiatif solusi digital dalam kontes tersebut. Yakni diantaranya program inklusi ekonomi digital bagi pensiunan pekerja migran dari ICT Watch.
Baca juga: Satgas Pangan Madiun Gercep Pantau Harga Bapok Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
Lalu, program literasi digital Kementerian Komunikasi dan Digital, AI Policy and Skilling Web Center untuk masyarakat digital UGM, Kampung Elektronik Pintar Kepu, dan pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui peningkatan literasi digital. Sehingga, adanya partisipasi Indonesia dalam ajang WSIS Prizes mencerminkan semangat untuk membangun budaya pemanfaatan teknologi informasi. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu