Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Bagi 551 Pelajar dan Mahasiswa Tak Mampu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Malang Achmad Sholeh. SP/ MLG
Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Malang Achmad Sholeh. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, telah berkomitmen dengan menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi 551 pelajar SMA dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu, yang pemberiannya dilakukan setiap tiga bulan sekali.

"Penyaluran beasiswa per tiga bulan sekali, untuk yang awal 2026 sudah dilakukan pada tiga bulan pertama. Rincian penerimanya adalah 210 pelajar SMA dan 341 mahasiswa," jelas Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Malang Achmad Sholeh, Rabu (10/06/2026).

Untuk para penerima beasiswa tersebut memiliki syarat harus berstatus sebagai warga Kota Malang yang ditunjukkan dengan kartu keluarga (KK). Kemudian, mereka juga harus memiliki rekam jejak prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dimana, pemerintah daerah setempat pada 2026 akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,3 miliar untuk menjalankan program tersebut.

"Setiap tahun Pemkot Malang melakukan pemutakhiran data guna mencari anak-anak dari keluarga tidak mampu yang diproyeksikan menjadi penerima bantuan pendidikan tersebut," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya hanya memiliki kewenangan dalam mengampu pelaksanaan program itu bagi jenjang SMA dan perguruan tinggi. Sedangkan SD dan SMP menjadi wewenang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. "Untuk SMA itu mendapatkan Rp440 ribu, kalau perguruan tinggi Rp2 juta," ujar dia.

Lebih lanjut, para pelajar atau mahasiswa yang sudah lulus, datanya akan digantikan oleh nama-nama baru. Dan diketahui, untuk jumlah penerima beasiswa pada tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan periode 2025 yang mencapai 582 orang.

Adanya penurunan angka penerima menyesuaikan pada ketersediaan anggaran yang ada setelah pemangkasan anggaran transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. "Pada 2025 anggaran untuk 582 orang sekitar Rp8,2 miliar. Jadi, yang utama itu karena (pemangkasan) TKD hampir Rp300 miliar lebih terus di Bagian Kesra berkurang hampir Rp2 miliar," ujarnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Dipicu Faktor Global, Harga Cabai Rawit di Tuban Tembus Rp65 Ribu per Kg

Dipicu Faktor Global, Harga Cabai Rawit di Tuban Tembus Rp65 Ribu per Kg

Rabu, 10 Jun 2026 13:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Adanya gangguan pasokan maupun gagal panen, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Tuban mengalami kenaikan, khususnya komoditas…

Anggaran BBM Terbatas, Pengiriman Air ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Ikut Terkendala

Anggaran BBM Terbatas, Pengiriman Air ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Ikut Terkendala

Rabu, 10 Jun 2026 13:52 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti anggaran bahan bakar minyak (BBM) armada truk tangki untuk pengiriman air bersih ke wilayah terdampak terbatas…

Peternakan di Kota Batu Ketar-ketir Dihantui Fenomena Suhu Ekstrem ‘Bediding’

Peternakan di Kota Batu Ketar-ketir Dihantui Fenomena Suhu Ekstrem ‘Bediding’

Rabu, 10 Jun 2026 13:08 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melihat cuaca ekstrem akhir-akhir ini, salah satunya cuaca dingin ternyata juga menjadi ancaman pada sektor peternakan. Pasalnya,…

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mulai menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%. Dalam keterangan resmi BI disebutkan, bank…

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat berbagai persoalan, salah satunya terkait monopoli pasokan bahan pangan mengakibatkan sebanyak belasan Satuan Pelayanan…

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama 2 bulan terakhir, peternak ayam petelur di Kabupaten Probolinggo mengaku resah akibat anjloknya harga telur ayam hingga…