SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi baru-baru ini sedang komitmen menyiapkan fasilitas baru yakni shelter yang khusus diperuntukkan bagi Pemerlu Atensi Sosial (PAS), sebagai Shelter atau tempat singgah sementara sebelum mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut.
“Shelter kita siapkan untuk memberikan layanan yang lebih optimal kepada PAS. Misalnya anak punk, pengamen jalanan, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terjaring razia penertiban,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (23/04/2025).
Baca juga: Bentuk Kepedulian Sesama, Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi Salurkan Paket Sembako
Lebih lanjut, Bupati Ipuk juga mengungkapkan, jika PAS ini mencakup kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program kesejahteraan sosial. Antara lain anak-anak rentan, difabel, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, mereka yang membutuhkan afirmasi khusus.
Shelter yang terletak di kompleks Graha Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 99, Kecamatan Banyuwangi ini, memang sebagai tempat singgah sementara dengan batas waktu maksimal 3x24 jam, sebelum mereka kita kembalikan ke daerah asal atau dipulangkan ke keluarganya, atau dirujuk ke faskes kejiwaan bagi ODGJ, dengan 12 kamar untuk menginap bagi orang terlantar, 2 sel untuk ODGJ, asrama bagi anak-anak difabel, dan sekretariat bersama pilar-pilar sosial.
Baca juga: Jadi Hub Angkutan Wisata, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fungsi Terminal Sasak Perot
Dan, diharapkan hadirnya shelter tersebut bisa meningkatkan pelayanan bagi kelompok PAS. Baik dari sisi fasilitas maupun pendampingan yang diberikan. Sehingga warga PAS tidak akan lagi turun ke jalan untuk mencari nafkah.
“Kita akan berikan treatment sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya sehingga mereka bisa survive dengan keterampilan yang dimiliki, tanpa turun ke jalanan,” jelasnya.
Baca juga: Ditarget Rampung Agustus, Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi Berkapasitas 1.000 Siswa
Sebagai informasi, dibangunnya fasilitas Shelter PAS juga sekaligus menjadi kantor sekretariat bersama pilar-pilar sosial. Sekretariat tersebut sebagai tempat berkoordinasi sekaligus memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dan konsultasi masalah sosial. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu