SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Musim Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah usai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Trenggalek kini melaporkan telah mengembalikan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dari hibah pelaksanaan Pilkada Trenggalek 2024 senilai Rp 13.918.988.270.
Menurut Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, nantinya dana yang sudah masuk Kas Daerah tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur terutama pembangunan infrastruktur yang belum rampung. Namun, masih akan dibahas terlebih dahulu dalam anggaran perubahan bersama anggaran lainnya.
Baca juga: Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai
"Misalkan wacana untuk infrastruktur, jalan dan sebagainya akan kita tingkatkan semaksimal mungkin," ujarnya, Minggu (04/05/2025).
Selanjutnya, jika ketika kegiatan sudah ter-cover dalam anggaran induk namun terdampak refocusing atau efisiensi maka akan kembali dimunculkan dalam pelaksanaan APBD perubahan mendatang.
Baca juga: Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen
Artinya, pekerjaan-pekerjaan yang tertunda itu harus diselesaikan di pelaksanaan anggaran perubahan. Apalagi dari aspirasi masyarakat juga sering mengeluhkan jalan rusak yang juga kemudian diunggah di media sosial.
Lebih lanjut, Doding menyebutkan program yang akan diutamakan adalah perbaikan jalan rusak karena banyak aspirasi masyarakat yang sering mengeluhkan adanya jalan rusak dan berlubang.
Baca juga: Penerapan Skema WFH ASN, Pemkab Trenggalek Bisa Hemat Anggaran Rp9 Miliar
"Maka sangat besar (potensinya) digunakan ke infrastruktur," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, KPU Trenggalek menerima alokasi hibah sebesar Rp 50 miliar, sementara Bawaslu mendapatkan Rp 12,5 miliar untuk pelaksanaan Pilkada Trenggalek 2024. tr-01/dsy
Editor : Desy Ayu