Pemkab Jombang Optimis Turunkan Stunting Lewat Program Anting Berlian

surabayapagi.com
Program Anting BerlianBupati Jombang Warsubi, Kepala Dinkes dr Hexawan Tjahja Widada MKP saat program Anting Berlian di Puskesmas Mojowarno. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang optimis dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayahnya tersebut melalui program Anting Berlian (Aksi Nyata Pemkab Jombang Tangani Stunting Berkelanjutan) di Puskesmas Mojowarno.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP berharap, melalui kegiatan tersebut dapat mempermudah akses layanan balita stunting terstandar sesuai pedoman nasional stunting, serta meningkatkan sinergitas semua unsur pentahelix dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

“Kondisi terkini pada April 2025, berdasarkan aplikasi si gizi kesga kementerian kesehatan, prevalensi stunting berada pada angka 4,17 persen. Tentunya angka ini sudah mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu 18,8 persen pada 2025,” ujarnya, Selasa (06/05/2025).

Sedangkan dalam progresnya, salah satu aksi nyata yang diberikan yaitu memastikan kesediaan asupan bergizi melalui pemberian susu gratis pada balita stunting, balita wasting dan ibu hamil kurang energi kronis (KEK).

Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk

Pihaknya menyediakan susu gratis sebanyak 14.760 dos yang diberikan secara serentak di 34 puskesmas, untuk 90 balita stunting, 203 balita wasting dan 100 ibu hamil KEK. 

Tak hanya itu, terdapat juga fasilitas tatalaksana balita stunting oleh dokter spesialis anak yang dihadirkan ke puskesmas. Sedangkan untuk tatalaksana balita wasting oleh dokter puskesmas, dan tatalaksana ibu hamil KEK oleh dokter spesialis kandungan yang dihadirkan ke puskesmas.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Pemkab Madiun Gercep Periksa Kesehatan Ternak

Melihat progres positif tersebut, Bupati Warsubi mengapresiasi semua pihak yang telah berperan aktif menekan angka stunting di Kabupaten Jombang hingga berada pada angka 4,17 persen. Sehingga, Program Anting Berlian diharapkan menjadi kegiatan yang berkelanjutan demi menuntaskan stunting di Kabupaten Jombang.

“Kita perlu terus memperkuat konvergensi, kolaborasi, sinergitas semua unsur terkait. Harapannya di akhir 2025 prevalensi stunting dapat mencapai tiga persen. Sehingga dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkualitas serta dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. jb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru