SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bakal segera menggelar event spektakuler bertajuk Seven Lake Festival Probolinggo Paradise 2025 dan siap mengguncang dunia pariwisata khususnya bagi para pecinta wisata alam dan olahraga ekstrem.
Pasalnya, acara ini akan berlangsung selama tujuh hari, menampilkan keindahan alam eksotis dan petualangan adrenalin. Selain itu, festival ini sengaja mengambil konsep unik The Seven yang berarti tujuh danau, tujuh air terjun, tujuh hari pelaksanaan, dan tanggal pelaksanaan yang dijadwalkan jatuh pada 7 November 2025.
Baca juga: Jembatan Putus Diterjang Banjir, Akses Warga di 3 Dusun Probolinggo Lumpuh Total
“Kita akan mengenalkan lebih jauh tentang event ini yang berhubungan dengan 7 danau, 7 air terjun, dan 7 hari, serta 7 November," ujar Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, yang akrab disapa Gus Haris, Minggu (22/06/2025).
Menariknya, pembukaan The Seven bakal dimeriahkan dengan pertunjukan fashion show di atas danau. Nantinya event tersebut, adalah wadah dengan banyak kegiatan di dalamnya yang mengeksplor pariwisata Probolinggo. Mulai dari Seni dan Budaya, Rengganis Star, Trail Running Event, Enduro Bike Event Offroad 4x4 Event, Trail Motorcycle Event, Rafting Festival, Paddle Event, Paramotor Tourism, Jetsky Event, Highking Tales Argopuro Festival, Wall Climbing Event, Grothermal Event Forest Bacting, Horse Touring, hingga Fishing Festival
Baca juga: 4 Kecamatan Probolinggo Diterjang Hujan Angin Puting Beliung, 4 Rumah Warga Rusak
"Festival ini tidak hanya berorientasi pada olahraga petualangan, tetapi juga menonjolkan potensi nature tourism dan spot tourism yang kaya akan keindahan alam khas Probolinggo," tambahnya.
Seven Lake Festival ini diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian lokal, terutama di daerah Tiris yang termasuk kecamatan termiskin di Probolinggo. Pasalnya, Seven Lake Festival Probolinggo Paradise 2025 menjanjikan sebuah pengalaman wisata yang menyatu dengan alam sekaligus mendongkrak ekonomi daerah.
Baca juga: Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’
“Ini adalah peluang percepatan ekonomi instan dengan banyak datang wisatawan, membuka lapangan kerja, dan menghidupkan UMKM serta ekonomi kreatif. Tiris, yang terkenal dengan kopi, durian, dan alpukat, pasti akan berkembang pesat,” kata Gus Haris optimis. pr-01/dsy
Editor : Desy Ayu