ASN Kota Mojokerto Belajar Tangkal Serangan Phishing

Reporter : Dwi Agus Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Maraknya penipuan melalui dunia maya menjadi atensi bagi Pemerintah Kota Mojokerto. Sebagai upaya preventif atas terjadinya phising, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto memberikan pelatihan bagi para sekretaris perangkat daerah dan agen tim tanggap insiden siber (CSIRT)  Kota Mojokerto. 

Bertajuk Pelatihan Menghadapi Serangan : Edukasi Anti-Phising Menggunakan GoPhish para peserta pelatihan diajarkan bagaimana cara-cara mengenali phising oleh pakar cybersecurity Ryan Fabella di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto pada Rabu (25/6). 

Baca juga: Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Dalam pengarahannya kepada para peserta pelatihan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan bahwa keamanan informasi merupakan tugas bersama. “Kita semua harus sadar betul mengamankan informasi-informasi tersebut sebagai bentuk dari aset bangsa. Data informasi itu harus kita jaga. Jangan sampai ada kebocoran dan kemudian dimanfaatkan untuk hal-hal yang bisa membahayakan kerahasiaan negara kita,” tegas perempuan yang biasa dipanggil Ning Ita ini. 

Baca juga: Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

Melalui pelatihan ini, Ning Ita juga mengajak untuk bersama-sama menguatkan komitmen agar jangan sampai ada kebocoran data sehingga dapat disalahgunakan. “Maka jadikan pelatihan ini komitmen Bapak Ibu semua. Komitmen untuk kita sadari bahwa kita bertugas untuk menjaga informasi itu jangan sampai lepas ke tangan-tangan yang salah. Ke tangan-tangan yang punya niat tidak baik terhadap bangsa dan negara kita,” pesannya. 

Selain memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga data, Ning Ita juga mengimbau agar ASN Kota Mojokerto tetap mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dan pelatihan seperti ini tidak hanya berlangsung sekali ini saja.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

“Dunia cyber itu terus berkembang, maka kita juga harus terus melakukan penyesuaian. Dalam membentengi data-data data penting, informasi-informasi yang harus kita jaga bersama-sama. Maka dari itu dengan perubahan teknologi informasi yang pesat pemerintah kota juga akan terus menyesuaikan untuk peningkatan kapasitas dan pemahaman bagi internal SDM kita agar kita kedepan benar-benar bisa menjadi ASN yang adaptif seperti core value berakhlak,” pungkasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru