Sambang Pasar Benpas, Wali Kota Ning Ita Reaksi Cepat Keluhan Pedagang

Reporter : Dwi Agus Susanti
Wali Kota Ning ita saat agenda sambang ke pasar benpas dan dealer eka prima motor. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari  meneruskan agenda SAMBANG (Semangat Membangun) UMKM dan perdagangan penyumbang pertumbuhan ekonomi. 

Kali ini, Ning Ita blusukan ke Pasar Benteng Pancasila (Benpas) dan dealer Eka Prima Motor, di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Mojokerto.

Baca juga: Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Dari pantauan Surabaya Pagi, kedatangan Petinggi Pemkot tersebut disambut antusias pedagang dan warga. Ia nampak gayeng berdialog sembari mendengar masukan dan permintaan para penghuni pasar.

"Mereka sambat minta dipasang kanopi dan pagar, selain itu minta listriknya dibenahi. Secepatnya kita tindak lanjuti, agar mereka bisa nyaman berjualan disini," ungkapnya disela kunjungannya ke pasar Benpas, Kamis (3/7/2025) siang.

Selain itu, lanjut Ning Ita, para pedagang juga meminta diberi pelatihan cara berjualan di platform digital, serta memfasilitasi penggunaan marketplace untuk memasarkan produk mereka.

"Sudah saya perintahkan Diskopukmperindag mengadakan pelatihan jualan online. Kita yang jemput bola ajari mereka disini, sehingga tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak ikut," tukasnya.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Gelar Open House 1 Syawal, Ajak Warga Bersilaturahmi di Rumah Rakyat

Sementara itu, disinggung terkait kunjungannya ke Eka Prima Motor, Ning Ita menyebut jika dealer motor ini merupakan salah satu penyumbang PDRB sektor perdagangan. Karena sektor tersebut, PDRB nya terbesar di Kota Mojokerto.

"Kami tadi bersama pihak Bank Jatim Mojokerto juga melarisi dagangannya. Kita membeli satu unit motor listrik untuk hadiah Mojo Shop Fiesta (MSF) 2025 yang akan diundi bulan Oktober nanti," ujarnya.

Baca juga: Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Masih kata Ning Ita, program SAMBANG ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha lokal. Harapannya, ekonomi Kota Mojokerto tetap tumbuh stabil dan berkelanjutan di tengah tantangan global.

“Dengan mendatangi langsung pelaku usaha, kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir sebagai mitra, bukan hanya regulator. Kami siap memfasilitasi dan mencarikan solusi atas tantangan yang dihadapi industri lokal,” pungkasnya. Dwy

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru