SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama libur kenaikan kelas tahun ini, Wisata Goa Lowo justru sepi pengunjung dalam tiga pekan. Bahkan, dalam beberapa hari, tak ada wisatawan yang datang sama sekali.
“Liburan ini tidak ada bedanya dengan hari-hari biasa, masih tetap sepi," jelas Koordinator Destinasi Wisata Goa Lowo, Suprapto, Senin (14/07/2025).
Baca juga: Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini
Padahal dulunya, Goa Lowo bisa menerima hingga 300 wisatawan per hari, namun kini hanya berkisar puluhan saja, bahkan saat libur sekolah.
Menurutnya, penurunan jumlah kunjungan ke Goa Lowo mulai terasa sejak dibukanya Jalur Lintas Selatan (JLS) Trenggalek. “Pengunjung ada tapi tidak seberapa, rata-rata hari Minggu 50 sampai 60 pengunjung,” ujar Suprapto.
Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam
Dari pantauan pihak pengelola, pengunjung selama tiga minggu libur sekolah mayoritas datang dari luar kota menggunakan kendaraan elf. Sementara kunjungan bus besar sangat minim.
“Selama libur sekolah ini hanya ada sekitar tiga bus roda enam yang datang. Tapi tidak semua penumpangnya masuk ke area wisata,” tambah Suprapto.
Baca juga: Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan
Perlu diketahuu, Goa Lowo yang pernah menjadi ikon wisata Trenggalek, kini menghadapi ancaman ditinggalkan oleh peminatnya. Padahal, goa ini dikenal sebagai salah satu goa terpanjang kedua di Asia Tenggara dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. tr-01/dsy
Editor : Desy Ayu