Viral, Rombongan NU Lakukan Ritual Serba Putih di Puncak Lawu

surabayapagi.com
Penampakan rombongan NU Purwodadi berpakaian serba putih ritual di tugu Hargo Dumilah puncak Gunung Lawu. SP/ Tangkapan layar

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, jagad maya sedang di hebohkan adanya video yang menampilkan rombongan orang dengan berpakaian serba putih yang kompak berada tugu di puncak Gunung Lawu tengah melakukan ritual di bulan Suro.

Dalam video berdurasi 23 detik yang viral itu tampak sebagian orang mengelilingi tugu puncak Hargo Dumilah, Lawu dan ada sebagian yang tampak kebingungan. Sebagian lagi, duduk mengelilingi tugu puncak Lawu. Dan sebagian mereka kemudian merekam aktivitas itu.

Baca juga: Heboh! Warga Temukan Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Makam Kota Pasuruan

"Betul, kita sudah cek video yang viral tersebut lokasi memang benar di puncak Gunung Lawu. Kita sudah konfirmasi ke pihak pengelola dan Perhutani KPH Lawu," jelas Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, Selasa (15/07/2025).

Diketahui, rombongan tersebut mendaki lewat jalur Cemoro Sewu pada Kamis (10/07/2025) dan melakukan ritual keesokan harinya atau Jumat (11/07/2025) dan bukan merupakan warga Jawa Timur, namun dari ormas keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) Purwodadi, Jawa Tengah.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

"Rombongan dari kelompok Nahdlatul ulama (NU) Purwodadi Jateng. Mereka ada sekitar 100 orang yang mendaki," kata Erik.

"Mereka memang sedang ritual di bulan Suro dengan mendaki di puncak Gunung Lawu. Mereka dari Purwodadi Jawa Tengah," imbuhnya.
Menurut Erik, selain melakukan ritual, mereka juga berziarah ke ke Sunan Lawu setiap tanggal 11 Suro. Total mereka telah melakukannya sebanyak 14 kali.

Baca juga: Viral! Sejumlah Kuda di Wisata Bromo Disulap Bak Unicorn Warna-warni, Kena Cibiran Netizen!

Erik juga membantah bahwa rombongan tersebut merupakan kelompok aliran sesat. Sebab, pembacaan yang dilakukan tidak keluar dari syariat Islam. "Bukan kelompok sesat. Mereka berdoa yang diucapkan mengaji dan tawasulan," tandas Erik. mg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru