Wamendagri, Anggap Ekspresi Berdemokrasi, Menko Polkam, Cederai Kehormatan Bendera Merah Putih
Baca juga: Heboh! Warga Temukan Ular Sanca 3 Meter Berkeliaran di Makam Kota Pasuruan
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Satu pekan ini, banyak unggahan di Instagram, X, hingga TikTok yang memperlihatkan bendera bajak laut dari anime populer.
Bendera itu dikibarkan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dalam sejumlah video, bendera One Piece tampak terpasang di truk, mobil pribadi, hingga halaman rumah. Tak sedikit pula warga yang memasangnya berdampingan dengan bendera Merah Putih.
Salah satunya diunggah oleh akun TikTok @imamromeo1, yang memperlihatkan pemasangan bendera One Piece di lingkungan tempat tinggalnya. Dalam caption, ia menulis bahwa aksi ini merupakan bentuk jeritan dan protes dari generasi muda.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani merespons soal ramainya masyarakat mengibarkan bendera anime One Piece menjelang 17 Agustus. Muzani meyakini kecintaan masyarakat terhadap Merah Putih tidak akan terganti.
"Saya kira kecintaan rakyat Indonesia kepada Merah Putih tidak akan tertukar dengan apa pun. Saya meyakini itu," kata Muzani di gedung MPR RI, Jakarta, Minggu (3/8/2025).
Muzani tak mau mempersoalkan lebih jauh fenomena itu. Dia mengatakan hati rakyat Indonesia pasti Merah Putih.
"Saya kira itu ekspresi kreativitas, ekspresi inovasi, dan pasti hatinya adalah merah putih, semangatnya merah putih, bentuknya adalah syukur kepada Allah, syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Republik Indonesia sudah berumur 80 tahun dan harapannya negeri ini akan terus abadi dan bersama-sama membentuk masyarakat adil, makmur, sejahtera," sebutnya.
Berkibar Pula Bendera Tengkorak
"Hari ini, tak hanya Merah Putih yang berkibar layaknya peringatan hari kemerdekaan di tahun-tahun sebelumnya...Di jalan-jalan, di jembatan, di sudut kota dan desa, berkibar pula bendera tengkorak-simbol bajak laut dari dunia fiksi: One Piece," tulis akun @imamromeo1 yang dikutip pada Jumat (1/8/2025).
Fenomena ini muncul setelah Presiden Prabowo mengeluarkan imbauan agar masyarakat memasang bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT RI. Namun, munculnya bendera bajak laut One Piece justru menarik perhatian publik dan memicu beragam respons.
Ada yang menyebutnya sebagai bentuk kreativitas generasi muda, namun tak sedikit yang menilai hal ini sebagai simbol kritik terhadap pemerintah dan kondisi sosial saat ini.
Hingga Minggu (3/8) pemerintah belum satu frekfensi mengenai ketentuan atas maraknya warga mengibarkan bendera serial manga One Piece.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, merespons maraknya warga mengibarkan bendera serial manga One Piece.
Bima Arya menilai pengibaran bendera One Piece itu sebagai cerminan aspirasi dan kritik dari warga. Alih-alih melarang, ia justru memandang aksi tersebut sebagai bagian dari kreativitas dan ekspresi yang wajar dalam iklim demokrasi.
Beda dengan Menko Polkam Budi Gunawan. Jenderal Purn Polri ini juga menanggapi fenomena pengibaran bendera manga One Piece jelang HUT RI 17 Agustus. Meski tidak melarang, dia tegaskan soal konsekuensi pidana yang telah diatur dalam undang-undang.
Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas
Wamendagri Anggap Ekspresi
"Menurut saya dalam negara demokrasi, ekspresi itu wajar. Sejauh itu tidak bertentangan dengan konstitusi," ujar Bima Arya saat kunjungan kerja di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (2/7/2025).
Menurut Bima Arya, seri manga One Piece karya Eiichiro Oda lekat dengan tema perjuangan, kebebasan, dan pencarian mimpi. Ia menduga pengibaran bendera hitam bergambar kartun tengkorak itu merupakan cara warga menyuarakan harapan mereka terhadap kondisi negara saat ini.
"Kalaupun ada, maka kami lihat itu sebagai ekspresi atau ekspektasi sebagai bahan masukan tentunya," imbuhnya.
Terlepas dari itu, Bima Arya mengingatkan berbagai kritik yang disampaikan melalui berbagai medium, termasuk simbol budaya pop, tetap disertai dengan penyampaian aspirasi yang jelas. Dengan begitu, dia berujar, aspirasi dan kritik yang disampaikan dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah.
Bima Arya lantas menganalogikan fenomena bendera One Piece dengan pengibaran bendera organisasi kemasyarakatan atau komunitas hobi lainnya yang lazim di masyarakat. "Tidak ada yang melarang mengibarkan bendera, kecuali bendera-bendera organisasi yang dilarang. Ideologi yang dilarang itu enggak boleh," imbuhnya.
Selain itu, ia juga menekankan pada puncak perayaan Hari Kemerdekaan RI hanya ada satu bendera yang boleh berkibar di seluruh penjuru negeri, yaitu Sang Saka Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto, dia berujar, telah mengarahkan jajaran kabinet untuk memastikan Merah Putih berkibar saat HUT RI.
Baca juga: Viral! Sejumlah Kuda di Wisata Bromo Disulap Bak Unicorn Warna-warni, Kena Cibiran Netizen!
Menko Polkam; Bentuk Provokasi
Terpisah, Menko Polkam Budi Gunawan menanggapi fenomena pengibaran bendera manga One Piece jelang HUT RI 17 Agustus. Dia tegaskan soal konsekuensi pidana yang telah diatur dalam undang-undang.
Budi menilai gerakan pengibaran bendera One Piece merupakan bentuk provokasi yang bisa menurunkan wibawa dan derajat bendera Merah Putih. Dia pastikan pemerintah akan mengambil langkah tegas jika ada upaya kesengajaan dalam penyebaran narasi itu.
Bukan cuma itu, Budi juga mengingatkan kepada masyarakat tentang konsekuensi pidana jika mencederai kehormatan bendera Merah Putih sebagai lambang negara yang telah diatur dalam undang-undang.
"Konsekuensi pidana dari tindakan yang mencederai kehormatan bendera Merah Putih. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) menyebutkan 'Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara di bawah bendera atau lambang apa pun.' Ini adalah upaya kita untuk melindungi martabat dan simbol negara," katanya, mengutip Antara, Sabtu (2/8/2025)
Budi berharap masyarakat menghargai dan menghormati jasa para pahlawan dalam momentum HUT ke-80 RI. Dia mengatakan hal itu dapat dilakukan dengan tidak merendahkan bendera Merah Putih, yang menjadi simbol dan identitas negara.
"Sebagai bangsa besar yang menghargai sejarah, sepatutnya kita semua menahan diri untuk tidak memprovokasi dengan simbol-simbol yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa," kata Budi sebagaimana.
Budi mengatakan pemerintah mengapresiasi bentuk kreativitas masyarakat dalam berekspresi. Namun, apresiasi itu bisa diberikan selama tidak melanggar batas dan mencederai simbol negara.
Sebagai informasi, One Piece adalah seri manga karya Eiichiro Oda yang telah berjalan sejak 1997. Serial itu mengisahkan petualangan Monkey D Luffy untuk menjadi Raja Bajak Laut dan menemukan harta karun legendaris 'One Piece'. Kisah tersebut sarat dengan narasi tentang perlawanan terhadap tirani, persahabatan, dan pengejaran impian tanpa batas. n jk, md, erc, rmc
Editor : Moch Ilham