Jakarta Masih Hujan, Surabaya Mulai Cerah

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Warga Jakarta kini diminta mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dalam 3 hari ke depan. 11 Aug 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca di Kota Surabaya hari ini, Senin, 11 Agustus 2025.

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

Dilansir dari laman resmi BMKG, cuaca di sebagian daerah Kota Surabaya diperkirakan akan Cerah.

Suhu udara di wilayah ini diperkirakan berkisar antara 24-32°C dengan kecepatan rata-rata angin 10.4 m/s.

Mayoritas wilayah di Jatim diprediksi akan mengalami cuaca berawan disertai kelembapan tinggi. Beberapa daerah juga berpotensi hujan ringan, seperti Bondowoso, Probolinggo, Madiun, Tuban, Kota Probolinggo, dan Kota Batu.

Secara umum, cuaca cerah hingga berawan dinilai ideal untuk menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga transportasi. Namun, BMKG mengimbau warga tetap mewaspadai perubahan cuaca mendadak dan perbedaan suhu ekstrem pada malam hari, khususnya di wilayah pegunungan yang cenderung dingin.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

"Peringatan Dini 3 hari ke depan yang berlaku dari tanggal 11-13 Agustus 2025 hujan dengan intensitas sedang-sangat lebat di wilayah DKI Jakarta," kata BPBD Jakarta, Senin (11/8/2025).

Masyarakat diimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Masyarakat dapat memantau informasi banjir terkini di situs ini.

"Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," katanya.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, pada Senin-Selasa (11-12/8), Jakarta berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, pada Rabu (13/8), Jakarta berpotensi hujan sedang hingga lebat.

BMKG mengatakan kesiapsiagaan adalah kunci untuk beradaptasi terhadap prediksi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.

"Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem," kata BMKG. n sb2/ec/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru