SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, berkomitmen untuk memperluas jejaring pemasaran batik lokal sebagai simbol kebanggaan dan identitas melalui Festival Batik 2025. Kegiatan yang dimeriahkan oleh sejumlah pejabat daerah Bondowoso tersebut digelar di depan Pendopo Bupati Ki Bagus Asra, kemarin.
Sehingga, melalui kegiatan festival batik Bondowoso bukan hanya sebuah perhelatan seni dan budaya, tapi juga sekaligus momentum penting dalam mengangkat potensi ekonomi kreatif.
Baca juga: Ratusan KK Terdampak Longsor, Pemkab Bondowoso Gercep Distribusikan Air Bersih
Di mana fashion termasuk bagian dari ekonomi kreatif dan sekaligus memperkuat kecintaan kita terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa. "Festival batik khas Bondowoso ini bukan hanya sekadar perayaan seni, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal," ujar Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Minggu (24/08/2025).
Dengan digelarnya festival batik ini, festival batik Bondowoso 2025 diharapkan dapat menarik minat wisatawan domestik dan internasional maupun investor untuk dapat menciptakan peluang kerja sama, memperluas jajaran pemasaran serta menghadirkan iklim ekonomi yang kondusif.
Baca juga: Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bondowoso Gelar Pameran Bursa Kerja
Ia mengaku optimistis bahwa kegiatan semacam ini mampu menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan inklusif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
"Harapan lainnya dari agenda festival batik ini bisa menjadi magnet minat wisatawan maupun investor, serta menciptakan peluang kerja sama yang luas," katanya.
Baca juga: Dekrasnada Komitmen Dongkrak Batik Sidoarjo Jadi Warisan Budaya
Diketahui, Festival Batik Bondowoso 2025 ini berlangsung selama lima hari ke depan (23-27 Agustus), dan terdapat rangkaian kegiatan di antaranya pameran batik dari berbagai kecamatan di Bondowoso, peragaan busana batik oleh desainer lokal, lomba desain motif batik, hingga workshop membatik. bd-01/dsy
Editor : Desy Ayu