Bata Ringan Disulap Jadi Aneka Dekorasi hingga Tembus Pasar Ekspor

surabayapagi.com
Tomi Adi Winarko (38) berhasil menyulap bata ringan menjadi karya seni bernilai tinggi hingga pasar ekspor. SP/ BTU

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tomi Adi Winarko (38) warga Kota Batu berhasil membuktikan jika bata ringan bisa disulap menjadi aneka dekorasi ruangan hingga lampu hias yang memukau dengan nilai seni jual yang tinggi.

"Di kampung saya Dusun Rejoso ini memang hampir 70% warganya pekerjaanya sebagai pengrajin alat dapur, terutama cobek batu. Tapi berjalannya waktu, para pengrajin beralih menggunakan kayu karena bahan baku batu semakin sulit didapat," terang Tomi, Rabu (10/09/2025).

Baca juga: Turnamen Catur dan Bazar UMKM di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan Pasuruan Meriahkan HUT ISG ke-7 Tahun 2026

Diawali dari membuka galeri yang berada di ruangan berukuran 2 × 10 meter, Tomi memulai menciptakan berbagai karya menarik dengan bahan dasar bata ringan. Awalnya, karyanya sempat dianggap aneh karena bentuk dan visual tidak umum. 

Namun, seiring berjalannya waktu, produknya mulai diminati banyak orang, bahkan dia juga sampai mendapatkan pesanan dari luar negeri. Seperti Prancis, Portugal dan Belanda.

Baca juga: Berkah Pergantian Tahun Baru, Penjualan Arang di Pasuruan Naik Dua Kali Lipat

"Kalau bisa sampai luar negeri itu, ceritanya dari saya yang rutin upload karya saya di instagram @SMOT_Project. Tau-taunya tahun 2015 ada yang kontak bule bilang kalau tertarik dengan karya buatan saya. Dari situ, mulai ada permintaan luar negeri," ungkap Tomi.

Lebih lanjut, adanya permintaan dari luar negeri pun beragam, tidak hanya terbatas dengan bahan dasar bata ringan, tapi juga dari sisa-sisa kayu buangan. Momen yang paling dia ingat ketika mendapatkan pesanan dari Portugal untuk membuat lima buah patung berukuran 2 meter.

Baca juga: Omzet Perajin Telur Asin di Madiun Melonjak Drastis Berkat Program MBG

"Tahun 2020 itu saya dapat pesanan dari Portugal sebanyak 5 buah patung berukuran sekitar 2 meter. Itu masing-masing harganya Rp 9 juta. Saat mengirim itu pakai kontainer besar sampai susah masuk karena tempat saya masuk gang-gang sempit," terangnya.

Sementara itu, untuk karya seni dekorasi ruangan buatannya dibanderol mulai dari harga Rp 50 ribu-Rp 150 ribu untuk ukuran kecil sampai sedang. Harga akan semakin tinggi menyesuaikan dengan ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan pesanan. bt-10/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru