Rombongan Wisata Gunung Bromo Kecelakaan di Probolinggo, 6 Tewas

Reporter : Redaksi
Bus Kecelakaan di Probolinggo 6 Tewas

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Sebuah kecelakaan tragis menimpa sebuah bus pariwisata berwarna merah bernomor polisi P 7221 UG dari PO Ind's 88, yang membawa rombongan wisatawan asal Jember. 

Bus tersebut mengalami kecelakaan parah di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, tepatnya di jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo, pada Minggu (14/09/2025)  sekitar pukul 11.45 WIB.

Baca juga: Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Bagian kanan bus mengalami kerusakan berat akibat benturan keras, sedangkan area depan di dekat kabin sopir juga hancur total. Kaca-kaca jendela pecah berantakan dan bemper depan bus terlepas, menunjukkan betapa hebatnya tabrakan tersebut.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi menjelaskan bahwa sebelum menabrak rumah, bus melaju dengan cara yang tidak stabil dan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali kendaraannya.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Probolinggo Melonjak Rp60 Ribu Jelang Bulan Ramadhan

"Bus tersebut melaju tidak teratur, seperti remnya blong," ungkap Saiful, warga setempat yang menyaksikan kejadian.

Akibat kecelakaan ini, terdapat sekitar 19 korban, dengan enam diantaranya meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di Probolinggo untuk mendapatkan perawatan. Hingga kini, informasi terkait kondisi sopir dan awak bus serta rincian jumlah korban luka masih belum jelas.

Baca juga: Ribuan Wisman Ikuti ‘City Tour’ di Kota Probolinggo saat Momen Libur Nataru 2025/2026

Pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan rem blong sebagai faktor utama. Insiden ini menjadi peringatan serius terkait keselamatan kendaraan wisata di rute menuju Gunung Bromo, yang dikenal dengan medan yang cukup menantang.pbg-01/raf

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru