Harga Dipasaran Anjlok Rp4 Ribu per Kg, Bupati Jombang Borong Tomat Petani

surabayapagi.com
Bupati Jombang Warsubi saat membagikan tomat kepada warga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jombang, Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pasca panen raya serentak memicu harga tomat di pasaran Jombang jatuh hingga Rp4.000 per kilogram, selain itu ditambah masuknya pasokan dari Pare dan Kediri. Kondisi serupa juga dialami sentra tomat lain di Jatim. Sehingga membuat banyak petani merugi.

Untuk menyelamatkan panen, Bupati Jombang Warsubi turun tangan. Sebanyak 250 kilogram tomat diborong pemerintah daerah, lalu dikemas per kilogram untuk dibagikan secara cuma-cuma ke warga.

Baca juga: Dongkrak Produksi Pangan, Jombang Ajukan 84 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Ribuan Petani

Tomat itu disalurkan ke pemulung di TPA Gedangkeret Banjardowo hingga masyarakat yang antre layanan adminduk di Dispendukcapil Jombang. Senyum mereka menjadi bukti sederhana bahwa kebijakan kecil sekalipun mampu menyentuh hati rakyat. 

Baca juga: Imbas PHK, Disnaker Jombang Catat 14 Laporan Perselisihan Selama Periode 2025

“Dengan langkah ini, petani tetap bisa mendapat hasil. Harapannya, harga tomat yang sedang jatuh bisa kembali stabil, sehingga petani tetap bisa eksis,” jelas Bupati Warsubi, Selasa (30/09/2025).

Tentu saja, Aksi borong tomat ala Bupati Warsubi menjadi bukti bahwa solusi terhadap persoalan ekonomi rakyat bisa hadir dengan cepat, dekat, dan menyenangkan. Lebih lanjut, Bupati Warsubi juga berharap gerakan kecil ini jadi stimulus agar hasil panen terserap dan petani tetap semangat menanam meski harga tengah terpuruk.

Baca juga: Pemkab Jombang Anggarkan Rp96 Miliar, Fokuskan Perbaikan Jalan 2026

Sejumlah warga menyampaikan rasa syukur atas aksi kepedulian tersebut. Salah seorang ibu yang sedang mengurus akta kematian di Dispendukcapil mengaku terharu. “Matur nuwun Abah Bupati tomatnya. Alhamdulillah, tadi tiba-tiba Abah Bupati dan Ibu Yuli membagikan tomat.” ujarnya. jb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru