Rehab SDN Segorotambak Melalui Program Revitalisasi SP Kementerian

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Penuntasan Rehabilitasi sekolah rusak di Kabupaten Sidoarjo tahun ini selain dibiayai melalui APBD juga ada beberapa sekolah yang  dibiayai APBN.

Seperti rehab berat gedung SDN Segorotambak Kecamatan Sedati mendapat bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat SD dari Kemendikdasmen. 

Baca juga: Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Proyek tersebut menyerap anggaran sebesar Rp 626. 963. 439  yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Dana tersebut digunakan untuk rehabilitasi maupun pembangunan sarana prasarana pendidikan dasar yang meliputi pembangunan toilet, rehab ruang kelas dan perpustakaan yang diusulkan melalui aplikasi Dapodik dan ditetapkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah.

’’Saat ini pekerjaan sudah mulai dilaksanakan. Masa pengerjaan 100 hari kalender. Seluruh pekerjaan ditarget selesai maksimal Desember 2025,’’ kata Bayu Setiawan, Kepala Bidang Seksi Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (22/10).

Baca juga: Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Revitalisasi dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan pihak sekolah," Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SD dari Kemendikdasmen dengan sumber pendanaan APBN di Sidoarjo sedikitnya ada 9 sekolah, salah satunya  SDN Segorotambak dan nilainya berbeda-beda di tiap sekolah, tergantung berat dan volume jenis pekerjaannya,’’ ujarnya.

Lebih lanjut menurut Bayu, pada tahun ini penuntasan rehab sekolah rusak tingkat SD sedikitnya ada 79 Sekolah yang didanai APBD, "Karena APBD Sidoarjo kurang mencukupi maka Pemkab mengusulkan Rehabilitasi SD melalui pendanaan APBN dari pusat.  Selanjutnya disetujui dan dilaksanakan secara swakelola melalui tim Panitia Pembangunan Satuan Pembangunan (P2SP) " ujar Bayu.

Baca juga: Rehab Berat SDN Sepanjang 2 Taman Harus Berkualitas

Meskipun demikian pihak sarpras Dikbud Sidoarjo  secara umum tetap menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana, menyusun database sarana dan prasarana, mengendalikan dan mengawasi sarana dan prasarana SD di seluruh  wilayah Sidoarjo dan

melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kebijakan teknis sarana prasarana SD. Hdk

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru