SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar Seven Lakes Festival 2025 di kawasan Ranu (danau) Segaran di Desa Segaran Sebagai salah satu upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang diawali prosesi larung sesaji di Ranu Segaran, Kecamatan Tiris.
"Kegiatan Seven Lakes Festival 2025 bukan hanya ajang promosi wisata, tetapi juga langkah nyata membangkitkan ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya Kecamatan Tiris," jelas Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Minggu (09/11/2025).
Baca juga: Tingkatkan Pariwisata dan Ekonomi, Wali Kota Mojokerto Gulirkan Program One Company One Event
Lebih lanjut, untuk larung sesaji yang menjadi pembuka festival menjadikannya tradisi turun-temurun masyarakat setempat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil bumi dan kesejahteraan alam.
Usai prosesi larung, suasana kian meriah dengan fashion culture show yang menampilkan busana bertema kearifan lokal dari masing-masing desa wisata serta penampilan memukau dari artis cilik Nabila Putri Maharani.
Baca juga: Asdep Menpar RI Dwi Marhen Optimis Wisata TBM Bisa Masuk Travel Pattern Jatim
"Banyak orang datang ke sini, banyak yang makan, banyak yang belanja, UMKM hidup, ekonomi kreatif berputar. Saya ingin membalikkan keadaan bahwa Kecamatan Tiris yang dulu dianggap sebagai kecamatan paling tidak sejahtera, suatu saat akan menjadi kecamatan paling sejahtera di Kabupaten Probolinggo," tuturnya.
Di area sekitar danau, deretan stan UMKM lokal turut memeriahkan festival dengan berbagai produk unggulan seperti olahan kopi, hasil pertanian hingga kerajinan tangan khas Kecamatan Tiris, sehingga kehadiran pengunjung yang membludak membawa dampak positif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat sekitar.
Baca juga: Didominasi Wisman Eropa, Kunjungan Wisata di Kota Malang Naik Tembus 77 Persen
"Kecamatan Tiris yang memiliki tujuh danau dan tujuh air terjun serta kekayaan wisata alam lain seperti kebun teh, wisata air panas dan hutan bambu yang akan dikembangkan menjadi kawasan biothermal tourism," katanya.
Sehingga, dengan adanya kegiatan festival, banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat. UMKM laris, tempat wisata ramai dan penginapan penuh. Hal itu terbukti dengan diselenggarakannya kegiatan Seven Lakes Festival yang benar-benar menggerakkan ekonomi lokal. pr-01/dsy
Editor : Desy Ayu