Tingkatkan Pariwisata dan Ekonomi, Wali Kota Mojokerto Gulirkan Program One Company One Event

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto –  Pemerintah Kota Mojokerto akan menggulirkan kebijakan One Company One Event sebagai strategi untuk mendongkrak sektor pariwisata sekaligus menumbuhkan perekonomian daerah. 

Program ini menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor dengan memaksimalkan potensi jasa dan sumber daya manusia yang dimiliki Kota Mojokerto.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam pengarahan saat Rakor Pengembangan Pariwisata  Kota Mojokerto bersama para perwakilan Himbara, pengurus cabor KONI, dan penyelenggara jasa bidang pariwisata di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto Mojokerto pada Selasa (23/12) 

“Forum ini menjadi forum yang strategis bagi kita untuk menyamakan persepsi. Arah tujuan kita adalah ingin membangun Kota Mojokerto melalui penyelenggaraan event-event di kota ini,” kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 

Menurut Ning Ita, Kota Mojokerto tidak dapat mengandalkan sumber daya alam karena keterbatasan yang dimiliki. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi daerah diarahkan pada optimalisasi sumber daya manusia dan sektor jasa.

“Kita sadar betul Kota Mojokerto hampir tidak memiliki sumber daya alam. Tapi kita punya sumber daya manusia yang sangat kuat, didukung potensi kota sebagai pusat jasa bagi Mojokerto Raya,” jelasnya.

Ia memaparkan, seluruh layanan perbankan nasional yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) hadir di Kota Mojokerto. Selain itu, sektor jasa pariwisata seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner juga terpusat di kota ini. Ditambah lagi, terdapat puluhan ribu pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang menjadi kekuatan utama penggerak ekonomi lokal.

“Kekuatan inilah yang kemudian kita rumuskan dalam sebuah kebijakan bersama untuk kolaborasi membangun kota ini,” imbuhnya.

Ning Ita juga menyampaikan, Pemkot Mojokerto telah mempelajari best practice pengembangan pariwisata Kabupaten Banyuwangi yang disampaikan oleh Asisten Deputi Pariwisata Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu. Keberhasilan Banyuwangi dalam menggarap sektor pariwisata dinilai dapat direplikasi di Kota Mojokerto.

“Kita replikasi di Kota Mojokerto dengan mengusung tema besar Spirit of Majapahit. Ini adalah kekuatan branding kita di level nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Melalui konsep One Company One Event, masing-masing perusahaan, perbankan, maupun perangkat daerah didorong untuk menyelenggarakan event secara mandiri, termasuk event olahraga bersama KONI yang prestasi cabang olahraganya terus meningkat.

“Event-event ini akan menarik kunjungan wisatawan dari luar kota untuk datang, tinggal lebih lama, dan membelanjakan uangnya di Kota Mojokerto. Dari situlah ekonomi akan tumbuh karena uang beredar semakin besar,” jelas Ning Ita.

Ia menambahkan, keterbatasan APBD tidak boleh menjadi penghambat pembangunan. Pemerintah dituntut untuk melakukan innovative financing melalui sinergi dengan dunia usaha dan berbagai pihak di luar pemerintahan.

“Ini adalah wujud konkret pendanaan inovatif. Kita bersinergi, berkolaborasi, agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran terbatas,” pungkasnya.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Mojokerto menargetkan penguatan kolaborasi lintas sektor, penyelarasan program antar perangkat daerah dan stakeholder pariwisata, pelurusan arah kebijakan pengembangan event, serta peningkatan kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada pendapatan asli daerah dan perekonomian masyarakat. Dwi

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…