KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penggantian Wesel di Stasiun Blitar

Reporter : Lestariyono Blitar
KAI Daop 7 Madiun lakukan penggantian wesel di Stasiun Blitar. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional kereta api, hal itu KAI Daop 7 Madiun mengumumkan pelaksanaan pekerjaan vital berupa penggantian wesel di wilayahnya.

Pekerjaan penggantian wesel ini difokuskan pada Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar, tepatnya pada KM 122+600/700. Penggantian prasarana ini dilaksanakan dengan target agar kualitas pelayanan dan faktor keselamatan semakin terjamin.

Baca juga: Palang Pintu Rel KA JPL 206 KM 128 Ditutup, Pasca Benturan KA dan Motor

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program peningkatan prasarana yang dilakukan secara berkala dan terukur, juga hal ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh komponen pendukung operasional berada dalam kondisi prima.

“Wesel sebagai mekanisme pemindah jalur kereta api adalah komponen yang sangat vital dalam pengaturan perpindahan jalur KA dan harus dipastikan berfungsi sempurna. Dengan adanya penggantian Wesel Nomor 8 di Stasiun Blitar ini, kami berupaya keras untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta meningkatkan keandalan prasarana secara keseluruhan,” ujar Rokhmad pada Sabtu (15/11/2025). 

Rokhmad menambahkan bahwa pekerjaan peningkatan prasarana ini adalah wujud nyata komitmen KAI dalam memberikan peningkatan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa.

Baca juga: Dua Pemuda Heroik Penyelamat Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Beri Penghargaan

“Aspek keselamatan mutlak menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan. Prasarana yang andal adalah fondasi dari perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tegas Rokhmad.

Rokhmad Makin Zainul juga menyampaikan adanya dampak yang mungkin timbul selama proses pekerjaan penggantian wesel berlangsung.

“Kami menyadari bahwa selama proses pekerjaan teknis ini mungkin terjadi pengaturan pola operasi yang berpotensi mempengaruhi ketepatan jadwal perjalanan beberapa kereta api,” jelasnya.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

Namun, KAI Daop 7 Madiun terus berupaya maksimal untuk melakukan koordinasi dan pengaturan pola operasi seefisien mungkin guna meminimalkan dampak keterlambatan bagi perjalanan KA.

“Kami menyampaikan permohonan maaf  atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pelanggan setia kami selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap pelanggan dapat memaklumi bahwa upaya ini dilakukan semata-mata demi peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan jangka panjang bagi seluruh pengguna jasa kereta api." Pungkas  Rokhmad. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru