Tujuh Siswa SD di Madiun Dirawat Usai Santap Menu MBG, Lima Sudah Pulang Dua Masih Diare

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tujuh siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terpaksa dilarikan ke RSUD Caruban setelah mengalami gejala keracunan makanan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Lima di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara dua siswa masih menjalani perawatan intensif karena diare.

Informasi yang dihimpun, puluhan siswa lain dari empat sekolah yakni SDN Darmorejo 01, SDN Darmorejo 02, SDN Klecorejo, dan SDN Kebonagung—juga mengalami mual, pusing, dan muntah, sehingga total 71 siswa harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas maupun rumah sakit.

Baca juga: PTKN Datangi Balai Kota, Dorong Sinergi Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif 

Direktur RSUD Caruban, drg Farid Amirudin, membenarkan kondisi tersebut. “Ada tujuh orang yang dibawa ke RSUD Caruban. Lima sudah bisa pulang. Dua masih dirawat karena diare,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/11/2025).

Baca juga: Kisruh Penyegelan dan Pengalihan Pasar Tradisional, Ombudsman RI Periksa Pemkot Madiun

Laporan yang diterima redaksi, distribusi menu MBG dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh penyedia pangan gizi (SPPG) di wilayah Klecorejo. Gejala mulai muncul sekitar pukul 10.00 WIB setelah siswa mengonsumsi paket makanan berisi nasi goreng, telur rawis timun, pangsit, semangka, edamame, serta susu.

Baca juga: 31 Santri di Jombang Diduga Keracunan Telur Asin dari MBG

Petugas kesehatan bersama pihak sekolah bergerak cepat mengevakuasi para siswa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun penyedia MBG terkait penyebab pasti kejadian ini. man

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru