SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensegneg) Prasetyo Hadi dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk penanganan bencana di Indonesia mencukupi.
Dua menteri ini menyatakan APBN cukup untuk mengatasi bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.
Baca juga: Mengatur Penyalahgunaan Wewenang Aparat Penegak Hukum
Kalau penanganan bencana, ya kita sediakan anggaran cukup untuk itu, tergantung permintaan dari BNPB. Ada dan cukup besar, enggak usah takut tentang itu," tegas Purbaya, saat dihubungi Kamis (4/12).
Ia menyampaikan APBN yang dimiliki pemerintah cukup.
Pras menambahkan pemerintah memiliki komponen dana siap pakai untuk kesiapsiagaan bencana.
Pemerintah Siap Menambahkan
"Cukup. Jadi kan di dalam APBN itu ada yang namanya Dana Siap Pakai yang memang diperuntukkan untuk kesiapsiagaan kebencanaan," kata Mensegneg Prasetyo Hadi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (3/12).
Pras menyebut dana siap pakai yang dimiliki pemerintah, setidaknya dalam dua hari terakhir kini berada di kisaran Rp500 miliar.
Pras juga menyampaikan Prabowo juga telah memberikan instruksi langsung apabila Dana Siap Pakai perlu ditambah, maka pemerintah siap menambahkannya.
"Dan ini juga termasuk berlaku kepada beberapa K/L terkait. Contoh misalnya TNI maupun Kepolisian yang kita semua melihat bahwa TNI maupun Polri salah satu garda terdepan di dalam proses penanganan bencana, yang tentunya itu membutuhkan sumber daya keuangan yang itupun akan kita back up," ucap dia.
Selain itu, Pras mengatakan hingga kini pemerintah belum menerima bantuan internasional masuk. Ia menyatakan Pemerintah RI masih sanggup mengatasi persoalan bencana yang menimpa Sumatra.
"Meskipun kami juga mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih karena banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat. Baik yang mengucapkan keprihatinan maupun yang ingin memberikan bantuan, kami mengucapkan terima kasih," ujar dia.
Baca juga: Pemkab Blitar Tegaskan Tidak Ada Pesta Kembang Api saat Pergantian Tahun Baru 2026
Sesuaikan Permintaan BNPB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk penanganan bencana di Indonesia mencukupi.
Kendati, tak menyebut angka pasti, sang Bendahara Negara mengklaim bakal menyesuaikan dengan permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Kalau penanganan bencana, ya kita sediakan anggaran cukup untuk itu, tergantung permintaan dari BNPB. Ada dan cukup besar, enggak usah takut tentang itu," tegas Purbaya dalam Financial Forum 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat, Rabu (3/12).
Pernyataan Purbaya menyusul penanganan banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sekitar 50 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak pekan lalu.
Baca juga: Menkeu Temukan Peredaran Rokok Ilegal, Terorganisasi
Kemlu Ajak Duta Besar
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengajak para duta besar dan anggota korps diplomatik menunjukkan solidaritas dan berdonasi bagi korban banjir bandang dan longsor di provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ajakan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat menghadiri kegiatan jalan santai Walk for Palestine di Jakarta pada Minggu.
“Dalam kesempatan ini, diplomat Indonesia di seluruh dunia turut menggalang dana untuk membantu korban-korban bencana di Sumatra,” kata Arrmanatha Nasir yang ditemui seusai acara “Walk for Palestine”.
Ia menyampaikan bahwa diplomat Indonesia di berbagai perwakilan luar negeri juga menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatra.
Momentum Walk for Palestine yang digelar dalam rangka Pekan Solidaritas Palestina dimanfaatkan Kemlu untuk membuka donasi melalui kotak sumbangan bertuliskan Diplomat Peduli untuk Aceh, Sumut, Sumbar, serta donasi nontunai melalui sistem pembayaran digital QRIS. n jk/ec/erc/rmc
Editor : Moch Ilham