Antisipasi Banjir saat Lebaran, DPRD Minta Pemkot Audit Rumah Pompa

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Menghadapi peringatan cuaca ekstrem dari BMKG Juanda untuk periode 1–10 Maret 2026, Komisi C DPRD Surabaya yang membidangi infrastruktur dan pembangunan meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan audit menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pengendali banjir. 

BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya. Dalam rilis tersebut BMKG juga mencatat peningkatan kecepatan angin hingga 25 knot di lapisan 3000 feet serta kondisi atmosfer yang labil yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto menilai kesiapan kota harus difokuskan pada optimalisasi sistem pengendalian banjir, terutama rumah pompa dan jaringan drainase yang menjadi tulang punggung pengaliran air di Surabaya.

“Kami meminta pemerintah kota memastikan seluruh rumah pompa dalam kondisi siap operasi. Audit teknis perlu dilakukan agar kapasitas pompa benar-benar siap menghadapi potensi hujan intensitas tinggi,” ujarnya Kamis (8/3).

Ia meminta audit teknis dilakukan terhadap jumlah rumah pompa aktif, kapasitas pompa, kondisi kelistrikan, serta cadangan daya. Selain itu, pembersihan saluran drainase dan normalisasi aliran air juga dinilai perlu dipastikan berjalan sebelum intensitas hujan meningkat.

Menurut legislator Golkar ini, kesiapan infrastruktur pengendali banjir menjadi penting karena Surabaya memasuki periode peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Jangan sampai saat Lebaran justru muncul genangan di titik-titik yang seharusnya sudah bisa diantisipasi. Karena itu kesiapan rumah pompa dan saluran drainase harus benar-benar dipastikan sejak sekarang,” tegasnya.

Komisi C kata Achmad juga mendorong koordinasi antara Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan sistem pengendalian banjir berjalan optimal, terutama di kawasan yang selama ini kerap mengalami genangan.

Menurutnya, Surabaya sebagai kota dengan kepadatan aktivitas tinggi harus memiliki sistem respons cepat agar genangan tidak mengganggu mobilitas warga.

“Mitigasi harus berbasis data dan respons cepat di lapangan. Jangan sampai dampak cuaca ekstrem mengganggu aktivitas masyarakat, apalagi menjelang Lebaran,” katanya.

Secara kebijakan lanjut Achmad, DPRD menilai audit kesiapan infrastruktur pengendali banjir merupakan bagian dari manajemen risiko kota sekaligus bentuk akuntabilitas atas belanja infrastruktur dalam APBD.

"Komisi C akan meminta laporan resmi dari OPD terkait selama periode peringatan berlangsung untuk memastikan kesiapsiagaan berjalan optimal," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Polres Blitar Kota  Resmi Bentuk Satgas Pre-entip untuk Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Polres Blitar Kota lakukan  pembentukan Satgas Pre-entiptive Strike Pilisi Jogo Sekolah, dengan menggelar upacara di pimpin langsung …