SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak ribuan rumah warga tersebar di sembilan kecamatan terdampak.bencana banjir bandang dan angin kencang, pada Sabtu (07/03/2026) kemarin malam.
Awalnya hujan deras disertai angin kencang tersebut melanda selama sekitar lima jam hingga juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan menimpa rumah warga dan untuk kawasan yang terdampak banjir dan angin kencang tersebut diantaranya ada sembilan kecamatan yakni Kecamatan Banyuglugur, Jatibanteng, Bungatan, Panji, Besuki, Mlandingan, Kendit, Suboh, dan Situbondo.
"Data sementara hasil asesmen kami di lapangan ada ribuan rumah terdampak banjir luapan sungai dan angin kencang. Jadi, hujan deras disertai angin tadi malam tidak hanya merendam rumah warga, namun pohon juga banyak yang roboh dan menimpa rumah warga di sejumlah wilayah," jelas Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Timbul Surjanto, Senin (09/03/2026).
Menurut data BPBD Situbondo menyebutkan, banjir luapan air sungai terjadi di enam kecamatan yakni di Kecamatan Banyuglugur, ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.
Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang dan satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.
Dan hingga saat ini, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan instansi terkait lainnya melakukan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. "Kami masih terus melakukan pendataan jumlah terdampak banjir, angin kencang," katanya. st-02/dsy
Editor : Redaksi